Prabowo Mau Tingkatkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah, Ini Alasannya

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Alasannya, agar seluruh pengadaan barang dan jasa baik di tingkat pusat dan daerah melalui satu pintu.

Prabowo mengungkapkan rencana itu saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rapat paripurna penyampaian RAPBN 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Berdasarkan data LKPP, Prabowo mengatakan konsolidasi pengadaan pemerintah daerah (pemda) saat ini menghasilkan efisiensi 20,86% pada 2025 dan 25,43% diperkirakan pada 2026.

Menurut Prabowo, jika dilaksanakan secara luas dan disiplin, konsolidasi, katalog elektronik, perencanaan berbasis data, serta praktik pengadaan terbaik dapat menghasilkan efisiensi sampai 30% dari belanja pengadaan Rp 1.200 triliun.

Baca juga: Prabowo Tegaskan Sensus Bukan untuk Kejar Kekayaan: Isi Sejujur-jujurnya

"Artinya efisiensi dalam satu bisa mencapai Rp 360 triliun. Ini bukan angka yang kecil," kata Prabowo.

Dengan nilai setara USD 20 miliar, bagi Prabowo, pemerintah bisa berbuat banyak untuk manfaat masyarakat. Prabowo mencontohkan penghematan layar pintar interaktif yang dibeli oleh pemda dapat dibeli Rp 26 juta per unit.




(rfs/imk)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Local Media Community Bahas Strategi Media Menghadapi Badai Efisiensi di Makassar
• 12 jam lalu
0
thumb
KPK dalami penggunaan unit Wisma Atlet terkait kasus Bea Cukai
• 20 jam lalu
0
thumb
Menkum Nilai Pidato Prabowo Sudah Holistik: Pembantunya Diminta Kerja Keras
• 7 jam lalu
0
thumb
Soroti 1.000 Tambang Timah Ilegal di Babel, Prabowo: Masa Pejabat TNI-Polri Enggak Tahu?
• 11 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Harga Pupuk Turun 20%, Produksi Pangan Meningkat
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.