Tiyo Ardianto Sindir Pidato Prabowo soal Stunting dan Program MBG

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto menyindir pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai angka stunting dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tiyo menyoroti pernyataan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 yang menyebut sekitar satu dari empat anak Indonesia di sejumlah daerah mengalami stunting.

"Tapi kok yang mau diberi MBG semua anak Pak Presiden?" kata Tiyo melalui pernyataannya.

Pernyataan Tiyo tersebut merespons komitmen Prabowo untuk melanjutkan program MBG. Presiden memastikan program tersebut tetap berjalan, tetapi pelaksanaannya akan disertai perbaikan dan efisiensi.

Sementara itu, sindiran Tiyo menyoroti cakupan penerima MBG yang menurutnya lebih luas dibandingkan kelompok anak yang disebut Prabowo mengalami stunting.

Prabowo menyampaikan komitmen tersebut dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menempatkan pemenuhan gizi sebagai salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Menurut dia, pemerintah tidak boleh membiarkan anak-anak belajar dalam kondisi lapar.

Prabowo juga menyoroti persoalan stunting yang masih dialami anak-anak di sejumlah daerah. Ia menyebut prevalensi stunting di beberapa tempat masih mencapai 25 persen atau sekitar satu dari empat anak.

"Untuk mengatasi stunting yang masih dialami oleh anak-anak kita di beberapa tempat setinggi 25 persen, 1 dari 4 anak Indonesia ada yang mengalami stunting," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, stunting dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kemampuan anak. Ia menyebut pertumbuhan sel otak, otot, hingga tulang dapat terganggu akibat persoalan gizi.

"Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang, sel tulang tidak berkembang dengan baik," ujar Prabowo.

Pemerintah memilih pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia anak sebagai salah satu bentuk intervensi. Program MBG menjadi kebijakan yang dipertahankan pemerintah.

Prabowo menegaskan MBG akan tetap dilanjutkan meski pelaksanaannya membutuhkan pembenahan. Ia menyatakan pemerintah akan melakukan perbaikan sekaligus meningkatkan efisiensi program.

"Dan karena itu, saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan dan efisiensi," tegas Prabowo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
84 Hari Tanpa Hujan, Bima Kekeringan Ekstrem
• 5 jam lalu
0
thumb
IHSG Melesat Usai Pidato Prabowo, Ini Faktor Penting yang Jadi Sorotan Investor
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo: RI Tak Impor Solar Sejak 1 Juli 2026, Hemat Devisa Rp 170 Triliun
• 16 jam lalu
0
thumb
Jokowi, JK, Boediono hingga Ma’ruf Amin Hadiri Sidang Tahunan DPR/MPR
• 17 jam lalu
0
thumb
Purbaya Buka Peluang Terapkan Pajak Baru Jika Ekonomi Tembus 6 Persen di 2027
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.