Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto meledak, Kamis (13/8) malam. Ledakan diduga terjadi saat ada perbaikan selang gas.
Ledakan mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar. Dua orang luka bakar ringan dan tiga orang lain mengalami luka bakar berat.
Salah satu warga Diah Ayu, mengatakan dirinya mendengar satu kali ledakan yang sangat kencang hingga atap SPPG yang terbuat dari besi ringan ambruk.
"Satu kali saja dor gitu langsung ambruk atapnya. Rumah saya kan sebelahnya pas," kata Diah Ayu.
Ia menambahkan, yang meledak tabung gas dan mengakibatkan korban luka bakar parah dari karyawan masak hingga tenaga servis yang sedang memperbaiki saluran tabung gas.
"Tabung elpiji yang meledak, ada korban parah itu bagian servis katanya. Tadi kan sudah persiapan masak jadi karyawan yang persiapan juga kena," ungkap Diah Ayu.
Menurut Diah Ayu, beruntung tidak ada rumah warga yang terdampak akibat ledakan dahsyat dari SPPG itu.
"Ada empat (sebenarnya lima) yang parah. Tabung LPG katanya. Tapi, enggak tahu berapa kilonya, enggak tahu. Ada tukang servisnya di situ. Posisi meledak itu masih ada tukang servis LPG," tutur dia.
Para korban yang mengalami luka bakar langsung mendapatkan penanganan medis. Sejumlah korban harus dibawa ke rumah sakit yang lebih besar karena luka bakar yang dialaminya.
Korban yang dirujuk ke RS Soetomo Surabaya korban yang sempat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto. Identitas korban yakni Edy Suyanto warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.
Identitas korban lainnya yakni Quinlan warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis. Ia merupakan teknisi dan di rawat di RS Gatoel Kota Mojokerto lantaran mengalami luka bakar 40 persen.
Piter Nando warga asal Porong, Kabupaten Sidoarja. Dia di rawat di RS Sakinah karena luka bakar 60 persen.
Dua korban lain yakni Maulin Nikmah dan Robiatul Adawiyah keduanya warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri. Keduanya merupakan karyawan di SPPG tersebut.
"Kemarin sudah dibawa ke rumah sakit, ada yang dibawa ke rumah sakit Gatoel ada yang dibawa ke rumah sakit Sakinah. Yang di rumah sakit Gatoel, pagi tadi ada satu yang sudah dirujuk ke Soetomo yang satunya perawatan di OK di rumah sakit Gatoel. Dirujuk karena ya lukanya 90 persen," kata Kepala Puskesmas Puri Nurul Maslichana, Jumat (14/8).
Ia menambahkan, tiga korban dibawa ke RS Sakinah. Satu masih menjalani perawatan dan dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.
"Dua langsung rawat jalan, boleh pulang, yang satu masih MRS di Sakina, masih dalam perawatan di rumah sakit Sakinah yang rawat jalan, ini untuk tindak lanjut," ungkapnya.
Menurut Nurul, kemungkinan besar korban yang dirawat di RS Sakinah juga akan dilakukan rujuk ke rumah sakit yang lebih besar lantaran korban mengalami luka bakar 65 persen.
"Satunya, yang agak banyak itu di Sakinah itu juga ada 65 persen, itu rencana mau dirujuk juga. Tapi masih belum tahu dirujuk ke mana. Belum dapat info. Informasinya kan dia sudah mempunyai BPJS Yang ada juga yang sudah mempunyai BPJS ketenagakerjaan. Iya, dari perusahaan gitu," pungkasnya.






Komentar (0)