Prabowo Bacakan Nota Keuangan RAPBN 2027, Ini Bocoran Target Ekonomi dan Defisit APBN

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/agr)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2026) siang. Sebelumnya, pada Jumat pagi, Presiden telah menyampaikan pidato kenegaraan.

Postur RAPBN 2027 sebelumnya telah disepakati pemerintah bersama DPR. Dalam kesepakatan itu, pertumbuhan ekonomi tahun depan ditargetkan berada di kisaran 5,8-6,5 persen, sedangkan defisit anggaran dijaga pada rentang 1,8-2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Target tersebut sebelumnya telah disampaikan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR pada 20 Mei 2026.

Saat itu, Prabowo mengatakan pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 5,8-6,5 persen menjadi pijakan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.

Pemerintah juga menargetkan kemiskinan turun menjadi 6-6,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,30-4,87 persen, dan rasio Gini 0,362-0,367. 

Baca Juga: Dapat Desil 10 Tapi Tidak Sesuai Kondisi? Ini Cara Mengubahnya Lewat Online dan Offline

Untuk postur fiskal, Prabowo pada Mei memproyeksikan pendapatan negara sebesar 11,82-12,40 persen PDB, sedangkan belanja negara berada di kisaran 13,62-14,80 persen PDB. Defisit APBN dijaga pada rentang 1,80-2,40 persen PDB. 

Setelah melalui pembahasan antara pemerintah dan DPR, sejumlah asumsi dan target tersebut kemudian disepakati dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN 2027.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Wihadi Wijanto menyampaikan hasil kesepakatan tersebut dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Kamis (2/7/2026).

Wihadi mengatakan, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 mengangkat tema “akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas investasi dan industri.”

Baca Juga: Prabowo Singgung Krisis 1998 saat Pidato di Sidang MPR: Bank Besar Tutup, Tapi Ekonomi Desa Kuat

"Pertumbuhan ekonomi, target tahun 2027 5,8 persen sampai 6,5 persen. Gross national income per capita target 5.800 sampai 5.840 dolar AS, gross national income per capita dalam rupiah adalah Rp96,4 juta," kata Wihadi dikutip dari Kompas TV.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah dan DPR menetapkan sejumlah sasaran pembangunan. Tingkat kemiskinan pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 6-6,5 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem ditargetkan mencapai 0 persen.

Rasio Gini ditargetkan berada di rentang 0,362-0,367, sementara tingkat pengangguran terbuka dipatok 4,30-4,87 persen.

Pemerintah dan DPR juga menargetkan proporsi penciptaan lapangan kerja formal mencapai 40,81 persen. Adapun penciptaan lapangan kerja baru ditargetkan mencapai 2,57 juta-3,49 juta orang.

Baca Juga: Prabowo: Kalau Saya Puji TNI, Kapolri Agak Resah, Ini Kompetisi yang Baik

"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan kehilangan makna jika tidak sejalan dengan target kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan rakyat adalah tujuan utama dari seluruh gerak pembangunan nasional," ujar Wihadi.

Asumsi Ekonomi Makro RAPBN 2027

Dalam kesepakatan pemerintah dan DPR, asumsi ekonomi makro RAPBN 2027 ditetapkan sebagai berikut:

  • Pertumbuhan ekonomi: 5,8-6,5 persen
  • Inflasi: 1,5-3,5 persen
  • Suku bunga SBN 10 tahun: 6,5-7,3 persen
  • Nilai tukar: Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS
  • ICP: 70-95 dolar AS per barel
  • Lifting minyak: 605.000-620.000 barel per hari
  • Lifting gas bumi: 951.000-990.000 barel setara minyak per hari

Dibandingkan dengan proyeksi awal yang disampaikan Prabowo pada Mei, perubahan terutama terdapat pada target lifting minyak dan gas bumi.

Saat menyampaikan KEM-PPKF, Prabowo menetapkan lifting minyak sebesar 602.000-615.000 barel per hari dan lifting gas 934.000-977.000 barel setara minyak per hari. 

Baca Juga: Link Live Streaming Pidato Prabowo soal APBN 2027, Nonton di Sini

Postur RAPBN 2027

Dari sisi fiskal, pendapatan negara disepakati berada pada kisaran 12,01-12,40 persen PDB. Angka tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar 10,16-10,50 persen PDB, PNBP 1,85-1,89 persen PDB, serta hibah 0,002-0,003 persen PDB.

Belanja negara ditargetkan mencapai 13,81-14,80 persen PDB, dengan belanja pemerintah pusat sebesar 11,26-12,01 persen PDB dan transfer ke daerah 2,55-2,79 persen PDB.

Keseimbangan primer dipatok pada rentang surplus 0,45 persen hingga defisit 0,14 persen PDB.

Sementara itu, defisit APBN 2027 disepakati sebesar 1,80-2,40 persen PDB, sedangkan rasio utang pemerintah berada pada kisaran 40,31-40,64 persen PDB.

Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • rapbn 2027
  • nota keuangan
  • prabowo subianto
  • presiden prabowo
  • defisit apbn 2027
  • asumsi makro rapbn 2027
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR Harap Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru di Sidang Tahunan MPR Besok
• 17 jam lalu
0
thumb
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman
• 12 jam lalu
0
thumb
Ratu Namira Buka Suara Soal Tudingan Caper Hingga Kirim Foto Bikin ke Pacar Vicky Alaydrus
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Penghasilan Ketua MA di RI Lebih Tinggi dari Singapura
• 3 jam lalu
0
thumb
Polisi siapkan pengalihan arus lalin saat Pidato Kenegaraan Presiden
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.