JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengakui salah satu persoalan bangsa saat ini adalah birokrasi yang berbelit-belit serta tidak efisien.
Ia juga menyoroti masih adanya oknum birokrat yang menyalahgunakan jabatan dan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
"Kita harus mengakui masalah bangsa kita adalah antara lain masalah birokrasi yang berbelit-belit. Birokrasi yang tidak bekerja dengan efisien," ujarnya kata Prabowo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
BACA JUGA:Kapan Pengukuhan Paskibraka Nasional 2026 Upacara HUT ke-81 RI? Cek Jadwal Resminya
"Para birokrat yang sering menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk memperkaya diri, memperkaya keluarganya, dan memperkaya kelompoknya. Ini harus kita berantas!" lanjut Prabowo.
Menurut Prabowo, praktik-praktik tersebut tidak seharusnya ditutup-tutupi, terlebih Indonesia kini berada di era digital dan keterbukaan informasi.
"Bukan kita tutup-tutupi. Era sekarang era digital, era informasi. Tidak ada gunanya kita tutup-tutupi, justru kita harus selesaikan masalah ini," tutur Prabowo.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu masalah bangsa yang harus segera diselesaikan.
Prabowo mengatakan pemerintah tidak perlu mencari pihak yang harus disalahkan atas persoalan tersebut.
BACA JUGA:RIFTSTORM Resmi Masuk Steam Early Access, Game Indonesia Bidik Pemain Global
Menurutnya, yang lebih penting adalah mencari solusi agar birokrasi dapat bekerja lebih efektif.
"Birokrasi tidak boleh menghambat keputusan yang baik," kata Prabowo.
Prabowo menilai pemberantasan birokrasi yang tidak efisien dan korup membutuhkan persatuan seluruh pemimpin serta kelompok politik.
Ia mengingatkan birokrasi yang korup dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan sebuah negara.
"Ini memerlukan persatuan di antara semua pemimpin dan kelompok politik. Karena birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup, akan menghancurkan suatu bangsa," jelasnya.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)