Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Dilarang Mendekat Radius 3 Km

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Dilarang Mendekat Radius 3 KmNasional | inews | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 11:27

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Jumat (14/8/2026) pagi. Erupsi gunung api aktif ini terjadi pukul 08.24 WIB dan terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 42 milimeter serta durasi selama 89 detik.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Muhammad Dika Nurzaman, tinggi kolom erupsi Gunung Anak Krakatau tidak teramati. Aktivitas vulkanis tersebut tetap tercatat melalui alat pemantau kegempaan.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 08:24 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati," tulis Badan Geologi.

Meski kolom abu tidak terlihat, getaran akibat aktivitas erupsi berhasil direkam oleh seismograf. Data pengamatan menunjukkan amplitudo maksimum erupsi mencapai 42 milimeter dengan durasi 89 detik.

Petugas pengamatan gunung api terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau untuk memastikan kondisi terkini.

Baca Juga:Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika

Pascaerupsi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun pendaki diminta untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau demi menjaga keselamatan.

#lampung

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
81 Tahun Hilang, Bangkai Kapal PD II Mendadak Muncul ke Permukaan
• 10 jam lalu
0
thumb
Kriminal kemarin, tersangka penistaan agama hingga obat ilegal
• 8 jam lalu
0
thumb
Jadwal Lengkap Persebaya di BRI Super League 2026/2027
• 6 jam lalu
0
thumb
Rupiah Diproyeksi Konsolidasi, Investor Tunggu Pidato RAPBN Prabowo
• 6 jam lalu
0
thumb
Video: 10 Perusahaan Siap Garap Proyek
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.