JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani mengucapkan secara resmi bela sungkawa kematian Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026).
"Dalam forum yang mulia ini, kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei," ucapnya.
Selain bela sungkawa kepada Iran, ia juga menyampaikan simpati setulusnya atas wafatnya Emir Qatar, Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani.
Baca juga: Ketua MPR: Perbedaan Politik Tak Akan Memecah Belah Persaudaraan Bangsa
Dalam kesempatan ini, Muzani juga menegaskan posisi Indonesia masih berada dalam politik luar negeri politik bebas aktif.
"Berarti bebas menentukan pendirian berdasarkan kepentingan nasional dan tidak berpihak kepada salah satu blok mana pun," tuturnya.
Sebab itu, dia berharap Indonesia harus tetap konsisten menolak perang sebagai cara perseteruan antar negara.
Baca juga: Ketua DPD: Otonomi Bukan Hadiah, Otonomi Tanggung Jawab Bersama
"Dalam bahasa yang sederhana, sering disampaikan oleh Presiden Prabowo, seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," ucapnya.
Menurut Muzani, serangan terhadap negara yang berdaulat tidak dapat dibenarkan.
Kedaulatan wilayah dan kemerdekaan politik setiap warga wajib dihormati.
"Tidak boleh ada negara mana pun yang merasa berhak untuk menentukan nasib bangsa lain," ucapnya.
Baca juga: Ketua MPR: Anak-anak Harus Dididik Berintegritas, Bukan Sekadar Pintar
Dalam acara ini, Presiden Prabowo Subianto juga akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara, sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prabowo kemudian akan kembali berpidato pada Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penyampaian Rancangan APBN (RAPBN) 2027 beserta nota keuangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)