Ancaman Gelombang Panas Kelima, Inggris Diambang Musim Panas Terpanas Sepanjang Sejarah

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Seorang pria duduk di bangku taman di tengah rerumputan yang mengering akibat cuaca panas di Greenwich Park, London, Inggris, Selasa (11/8/2026). (Sumber: AP Photo/Kin Cheung)

LONDON, KOMPAS.TV – Sebagian besar wilayah Eropa Barat diperkirakan akan kembali dilanda cuaca panas ekstrem pada Kamis (13/8/2026). Inggris bahkan bersiap menghadapi gelombang panas kelima sepanjang musim panas tahun ini, yang diproyeksikan menjadi musim panas terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.

Prakiraan cuaca memprediksi suhu akan melonjak hingga 38 derajat Celsius di wilayah Inggris bagian tengah dan tenggara. Angka ini hampir mendekati rekor tertinggi bulan Agustus sebesar 38,5 derajat Celsius yang tercatat pada tahun 2003.

Badan Meteorologi Inggris (Met Office) menyatakan bahwa untuk memecahkan rekor tahun terpanas melampaui rekor tahun lalu, suhu rata-rata hingga akhir Agustus sudah cukup untuk memenuhi syarat tersebut.

Bagi negara yang sebagian besar infrastrukturnya belum siap menghadapi suhu setinggi ini, kondisi selama beberapa pekan terakhir terasa sangat menyiksa warga.

Baca Juga: Dari Badai Petir Hingga Kebakaran, Eropa Kewalahan Hadapi Gelombang Panas Ekstrem

Dampak gelombang panas paling dirasakan di sektor pelayanan kesehatan. Serikat pekerja keperawatan Royal College of Nursing (RCN) melaporkan sejumlah perawat bertumbangan hingga pingsan akibat kelelahan panas (heat exhaustion).

"Ketika staf keperawatan bertumbangan, merasa pusing, mual, atau bahkan harus dirawat di rumah sakit tempat mereka bekerja karena tempat kerja tak mampu menangani panas ekstrem, ini menunjukkan betapa buruknya penanganan kondisi ini," tegas Chief Executive dan Sekretaris Jenderal RCN, Profesor Nicola Ranger.

Status Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Sebagian besar wilayah Inggris kini secara resmi berada dalam status kekeringan. Kondisi ini memperketat pasokan air bersih untuk rumah tangga, sektor pertanian, hingga lingkungan hidup.

Perusahaan air Southern Water yang mengelola wilayah Inggris selatan telah mengajukan izin penetapan status kekeringan darurat. Aturan ini akan melarang penggunaan air untuk kegiatan non-esensial bagi pelaku usaha, seperti mencuci mobil dan mengisi kolam renang non-domestik.

Kurangnya curah hujan dinilai mengancam pasokan air di Hampshire dan Isle of Wight. Menteri Lingkungan Hidup Angela Eagle akan memutuskan permohonan tersebut, yang jika disetujui, akan menjadi larangan pertama sejak Mei 2006.

Sementara itu, kebakaran hutan dilaporkan terus berkobar tanpa kendali, salah satu yang terparah terjadi pekan ini di New Forest, Inggris selatan. Data National Fire Chiefs Council mencatat sebanyak 1.017 kebakaran hutan telah terjadi di Inggris dan Wales sepanjang tahun ini—menyamai rekor total terbanyak pada tahun lalu.

Baca Juga: Cuaca Panas Sebabkan Kebakaran Hutan di Spanyol, 11 Orang Tewas

Meskipun intensitasnya belum separah yang terjadi di Prancis, Yunani, dan Spanyol, maraknya kebakaran ini menjadi bukti nyata bahwa Inggris harus mulai beradaptasi dengan realitas iklim yang baru.
Menanggapi risiko kebakaran yang makin meluas, Perdana Menteri Andy Burnham mempertimbangkan kebijakan larangan penggunaan alat pemanggang (barbecue) sekali pakai selama gelombang panas berlangsung.

"Saya percaya kita harus menyampaikan pesan ini dengan sangat tegas dan jelas. Masyarakat tidak boleh menggunakan panggangan tersebut di luar ruangan untuk saat ini," imbau Burnham seperti dikutip dari The Associated Press.

 

Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada

Sumber : The Associated Press

Tag
  • panas ekstrem
  • cuaca panas inggris
  • rekor panas inggris
  • gelombang panas inggris
  • kekeringan inggris
  • kebakaran hutan
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ambulans Tabrak Penonton Karnaval 17 Agustus di Pinrang, Petugas Satpol PP Nyaris Hantam Sopir
• 15 jam lalu
0
thumb
Semarak HUT ke-81 RI, Polres Kubu Raya Bagikan 500 Bendera ke Pengendara
• 7 jam lalu
0
thumb
Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Prakirakan Mayoritas Berawan, Ada Potensi Hujan
• 15 jam lalu
0
thumb
TNI AD Targetkan Bangun 5.000 Jembatan Tahun Ini
• 13 jam lalu
0
thumb
Magang Nasional dan Habituasi Pascakampus
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.