Menteri Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi dalam perdagangan karbon yang melibatkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengintegrasikan sektor lingkungan hidup dan ekonomi kerakyatan yang merupakan prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, KDMP akan memainkan peran penting dalam mengelola berbagai kegiatan ekonomi yang berbasis pada masyarakat, sehingga dorongan perubahan ke arah pembangunan yang lebih berkelanjutan dapat terjadi dari dalam sistem.
"Dalam perdagangan karbon, untuk membangun pasar karbon berintegritas tinggi (high integrity carbon market), hanya dapat terwujud apabila hasil penjualan unit karbon atau benefit sharing benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat lokal yang menjadi bagian dari wilayah pengelolaan karbon," ujar dia dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan KLH tentang Sinergi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Berbasis Koperasi di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai Wadah EkonomiKoperasi Desa Merah Putih (KDMP) dirancang sebagai wadah yang mampu menampung dan mengelola aktivitas ekonomi masyarakat desa secara kolektif. KDMP berperan sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus menjadi sarana pembentukan kemandirian ekonomi masyarakat.
Jumhur berharap koperasi juga dipercaya sebagai medium edukasi dan pemberdayaan masyarakat hingga tingkat masyarakat bawah. Dengan demikian, perdagangan karbon tidak hanya memberikan keuntungan kepada spekulan atau kelompok elite, tetapi juga memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
"Nilai ekonomi dari perdagangan karbon di Indonesia sangat besar, bahkan dapat mencapai belasan hingga puluhan ribu triliun rupiah dari Sabang sampai Merauke. Oleh karena itu, kolaborasi antara sektor lingkungan hidup dan koperasi sangat penting agar potensi ekonomi tersebut dapat dikelola dan manfaatnya dirasakan masyarakat," ujarnya.
Sinergi Antarsektor dalam Mendukung Pembangunan BerkelanjutanSinergi antara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kementerian Koperasi merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan lingkungan hidup yang berbasis masyarakat. Kolaborasi dengan koperasi diperlukan dalam berbagai isu lingkungan, termasuk persampahan dan perdagangan karbon.
"Saya berharap kolaborasi antara KLH dan Kementerian Koperasi dapat berjalan dengan baik, sekaligus mendukung keberhasilan revolusi ekonomi kerakyatan yang sedang didorong pemerintah," ujarnya.






Komentar (0)