REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura kembali hadir untuk mempertemukan pegolf profesional dan amatir dalam satu panggung kompetitif. Turnamen yang menjadi bagian dari kalender Asian Development Tour (ADT) tersebut akan berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 di Gunung Geulis Country Club, Bogor.
Memasuki penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023, The Indonesia Pro-Am tahun ini melibatkan 100 pegolf profesional dan 100 pegolf amatir. Tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan, turnamen ini dirancang sebagai ruang bagi para pegolf untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membangun mentalitas kompetitif. The Indonesia Pro-Am mempertandingkan kategori individual dan pro-am team. Para pegolf profesional akan memperebutkan total hadiah sebesar US$150.000, yang terdiri atas US$125.000 untuk kategori individual dan US$25.000 untuk kategori pro-am. Pada dua putaran pertama, peserta akan menghadapi tantangan berbeda dengan bermain di East Course dan West Course Gunung Geulis sebelum memasuki babak final. .rec-desc {padding: 7px !important;} Salah satu daya tarik utama The Indonesia Pro-Am adalah kesempatan bagi pegolf amatir Indonesia untuk bermain bersama para profesional dalam atmosfer kompetisi ADT. Kolaborasi tersebut telah menghasilkan sejumlah pasangan juara dalam tiga edisi sebelumnya, dengan pegolf dari Thailand, Malaysia, Australia, dan Indonesia pernah menjadi bagian dari kesuksesan di turnamen ini. Bagi Combiphar, penyelenggaraan tahun ini memiliki makna khusus. Pada 2026, perusahaan tersebut memasuki usia 55 tahun dengan membawa semangat “Championing A Healthy Tomorrow.” Sebagai salah satu presenting sponsor, keterlibatan Combiphar menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung perkembangan golf Indonesia. Combiphar sendiri telah mendukung penyelenggaraan event Asian Development Tour di Indonesia sejak 2016. Memasuki usia ke-55, Combiphar juga menempatkan olahraga sebagai salah satu medium untuk menginspirasi masyarakat menjalani gaya hidup sehat dan aktif, sekaligus mendorong lahirnya generasi dengan mentalitas juara. “Tahun ini sangat spesial bagi Combiphar karena kami merayakan 55 tahun perjalanan. Semangat Championing A Healthy Tomorrow tidak hanya berbicara tentang kesehatan, tetapi juga bagaimana kami dapat menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup yang sehat dan aktif. Melalui The Indonesia Pro-Am, kami ingin memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi pegolf amatir Indonesia sekaligus terus mendukung para pegolf profesional untuk berprestasi di tingkat internasional,” ujar Michael Wanandi, President Director Combiphar. Dukungan Combiphar terhadap turnamen ini juga memiliki sejarah tersendiri. Pada edisi perdana 2023, Kevin Caesario Akbar berhasil keluar sebagai juara sekaligus mewujudkan harapan akan hadirnya pegolf Indonesia yang mampu berprestasi di panggung ADT. Semangat tersebut kini berlanjut dengan membuka kesempatan yang lebih luas bagi pegolf Indonesia untuk belajar, berkompetisi, dan mengasah pengalaman bertanding. Nomura kembali melanjutkan komitmennya sebagai presenting sponsor The Indonesia Pro-Am. Perusahaan global yang bergerak di bidang layanan keuangan tersebut menilai tingginya antusiasme peserta amatir menunjukkan semakin besarnya daya tarik kompetisi golf dengan atmosfer profesional. “Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta amatir sebagai sinyal bahwa mereka membutuhkan event golf yang kompetitif dan memberikan pengalaman berbeda. Dukungan terhadap The Indonesia Pro-Am merupakan salah satu bentuk kontribusi Nomura kepada masyarakat dan sejalan dengan visi kami untuk mendukung perkembangan ekosistem golf di Indonesia,” kata Yohei Akasaki, Managing Director International Wealth Management Nomura Singapore Limited. Untuk keempat kalinya, Gunung Geulis Country Club kembali dipercaya menjadi tuan rumah The Indonesia Pro-Am. Dengan dua lapangan golf 18-hole, East dan West Course, Gunung Geulis telah berpengalaman menjadi venue berbagai event ADT sejak 2016. Karakter lapangan yang berada di kawasan pegunungan akan menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih para peserta harus memainkan dua course berbeda dalam dua putaran pertama. “Gunung Geulis selalu berkomitmen menyiapkan East dan West Course dalam kondisi terbaik untuk The Indonesia Pro-Am. Para peserta akan mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika memainkan kedua course ini dalam atmosfer kompetisi ADT. Kami berharap Gunung Geulis kembali menjadi bagian penting dari perjalanan para pegolf profesional maupun amatir dalam event tahun ini,” ujar Agung Budiman, President Director Gunung Geulis Country Club. Dari jajaran pegolf Indonesia, perhatian kembali tertuju kepada Kevin Caesario Akbar dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra. Kevin datang dengan status sebagai juara The Indonesia Pro-Am edisi 2023. Sementara itu, Naraajie memiliki rekam jejak kuat di ADT dengan koleksi tiga gelar. Pada edisi 2025, Naraajie berhasil finis di posisi T3 dengan skor 14-under, hanya terpaut satu pukulan dari juara saat itu, Nopparat Panichphol asal Thailand. Kehadiran keduanya menjadi salah satu daya tarik bagi publik golf Indonesia. Selain mengejar prestasi, para pegolf profesional dan amatir nasional akan memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan serta mental bertanding di tengah persaingan level internasional. Dengan mempertemukan pegolf profesional dan amatir dalam satu kompetisi, The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura diharapkan kembali menjadi salah satu panggung penting bagi perkembangan golf Indonesia. Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, turnamen ini membawa misi untuk menciptakan pengalaman kompetitif yang dapat memperkuat mentalitas, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mendorong lahirnya lebih banyak pegolf Indonesia yang siap bersaing di tingkat internasional.
Komentar (0)