Sesepuh Pesantren Bunten KH Hasanuddin Kriyani Wafat, Lantunan Tahlil Iringi Pemakaman

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, Cirebon kembali berduka. Sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon, KH Hasanuddin Kriyani, meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan pihak Pondok Buntet Pesantren melalui akun Instagram @buntetpesantren. Dalam unggahannya, keluarga besar Buntet Pesantren memohonkan doa bagi almarhum.

“Mohon ziyadah doa untuk Almarhum Almaghfurlah KH Hasanuddin Kriyani, Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, yang wafat di Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026. Al-Fatihah,” tulis akun @buntetpesantren, seperti dikutip Republika, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga
  • KPK Usut Penyerahan Uang 1 Juta Dolar AS Diduga dari Yaqut ke Pansus Haji DPR
  • Ekonom Ingatkan Pemerintah soal Subsidi Berbasis Desil, Jangan Sekadar Tekan Beban Fiskal
  • Zidane Resmi Umumkan Staf Pelatih Timnas Prancis, Ada Nama Fabien Barthez

Almarhum wafat hanya berselang satu bulan setelah ditetapkan sebagai Sesepuh Buntet Pesantren oleh para masyayikh Dewan Sepuh pada Sabtu (11/7/2026). Almarhum diberikan amanah menggantikan KH Adib Rofiuddin Izza yang wafat pada 1 Juni 2026.

Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi keluarga besar Buntet Pesantren. Para pelayat pun memadati prosesi pemakaman almarhum di kawasan Buntet Pesantren dengan lantunan tahlil dan doa.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Jenazah KH Hasanuddin Kriyani disholatkan di Masjid Agung Buntet Pesantren sekitar pukul 09.41 WIB. Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju kompleks pemakaman Makbaroh Gajah Ngambung yang berada di lingkungan Pondok Buntet Pesantren di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jumat (25/8/2023). - (Dok Humas Polresta Cirebon)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional dan Ekosistemnya di Cikarang
• 10 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Sayembara Begal, Dedi Mulyadi Ditantang Bikin Sayembara Tangkap Koruptor Oleh Sosok Ini
• 18 jam lalu
0
thumb
Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan
• 16 jam lalu
0
thumb
Mendamba Keselarasan Pendidikan dan Industri untuk Atasi Pengangguran Terdidik
• 14 jam lalu
0
thumb
Biar Ga Nombok! Begini Tips Menjaga Konsumsi BBM Tetap Irit
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.