Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Siti Khodijah di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik. Kebakaran diduga bermula dari seorang anak yang bermain korek api di dalam rumah.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik, Faical Irhansyah, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.40 WIB. Dua menit berselang, petugas Damkar Pos Dukun langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.10 WIB.
Menurut keterangan pelapor bernama Rifa, api muncul setelah seorang anak diduga bermain korek api di dalam rumah. Saat merasa kepanasan, anak tersebut disebut mematikan korek api dan kemudian melemparkannya ke arah kasur.
Benda yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar. Situasi tersebut memicu kepanikan hingga Rifa segera menghubungi call center Pos Kota untuk meminta bantuan.
Laporan itu kemudian diteruskan kepada personel Damkar Pos Dukun. Petugas langsung melakukan penanganan setibanya di lokasi. “Petugas melakukan pengecekan kondisi atau size up untuk memastikan situasi aman sebelum penanganan,” kata Faical, Kamis (13/8/2026).
Dalam proses pemadaman dan pembasahan, petugas Damkar Pos Dukun mendapat bantuan dari Damkar Kabupaten Lamongan Pos Paciran.
Pembasahan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Setelah api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman serta kondusif, personel Damkar Pos Dukun meninggalkan lokasi sekitar.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerusakan akibat kejadian itu diperkirakan menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp15 juta.
Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Kabupaten Gresik Pos Dukun, Damkar Kabupaten Lamongan Pos Paciran, serta pihak PLN.
Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai dari Pos Paciran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.
Petugas Damkar mengimbau kepada orang tua agar tidak membiarkan anak bermain dengan benda yang dapat memicu kebakaran, terutama korek api, tanpa pengawasan. [dny/kun]





Komentar (0)