Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang memasuki putaran ketiga akan digelar di Sirkuit Bhayangkara Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, pada 28–30 Agustus 2026.
Seri bertajuk Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran tiga itu menjadi lanjutan dari dua putaran sebelumnya yang berlangsung di Sumatera Utara Sports Center dan Sirkuit POJ City Semarang. Total ada lima putaran Kejurnas Sprint Rally sepanjang musim 2026.
Ervin Pipink Ketua OC Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 mengatakan, Sirkuit Bhayangkara Kejayan dipilih setelah penyelenggara melakukan survei di sejumlah lokasi.
“Polda Jatim sangat antusias untuk mengadakan Kejurnas Sprint Rally ini dari beberapa lokasi yang kita coba survei yang baguslah yang memungkinkan juga sesuai regulasi yang di Pasuruan ini gitu,” kata Ervin saat dihubungi Suara Surabaya, Kamis (13/8/2026).
Lintasan yang disiapkan memiliki panjang sekitar 5,2 kilometer. Peserta akan menjalani empat Special Stage (SS) atau etape dalam satu rangkaian putaran.
Menurut Ervin, karakter lintasan di Pasuruan berbeda dengan sirkuit di daerah lain. Sejumlah bagian lintasan dibuat lebih menantang sehingga menuntut konsentrasi pembalap.
“Karakter track-nya berbeda lah dengan track sirkuit di beberapa daerah, jauh lebih menantang, ada tricky-tricky-nya jadi memang harus lebih konsentrasi dan hati-hati,” tuturnya.
Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 juga membawa konsep sport tourism karena rangkaiannya berlangsung selama tiga hari. Agenda dimulai dari scrutineering, shakedown, fast track hingga balapan para pereli di sejumlah kelas.
Kelas yang dipertandingkan antara lain Jeep kelas D, mobil berpenggerak roda depan dan belakang, hingga kelas RC atau Rally Car.
“Kelasnya Jeep kelas D, ada tarikan ban depan, tarikan ban belakang, dan yang lebih menariknya lagi ada kelas RC Rally Car. Jadi mobil-mobil rally yang memang bukan custom memang keluaran pabrikan gitu,” jelas Ervin.
Ajang tersebut juga akan menghadirkan mobil Rally 3, Rally 2 hingga Rally 1. “Ada Rally 3, Rally 2, ada satu mobil rally Rally 1. Wah itu mesti nonton tuh itu mesti lihat. Hanya ada satu di Asia Pasifik,” katanya.
Sementara itu, persaingan menuju gelar juara nasional musim 2026 dipastikan masih terbuka. Juli Putra COC Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 mengatakan, sejumlah pereli sudah mengonfirmasi keikutsertaan di Pasuruan.
“Karena memang di putaran 3 ini dari poin yang sudah ada masih sangat-sangat kompetitif. Artinya mereka akan berupaya sekuat tenaga untuk bagaimana menjadi juara nasional di tahun 2026,” kata Juli.
Rian Nirwan dari Gazoo Racing Indonesia Kalimantan Timur bersama navigator Adi Indiarto dari DKI Jakarta saat ini memimpin klasemen umum. Persaingan di sejumlah grup juga masih melibatkan pereli dari DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Timur.
Di kategori tim, Dewa United Motorsport sementara memimpin klasemen, diikuti John Lee Racing Team dan sejumlah tim lainnya. Juli menyebut Gazoo Racing Indonesia masih mendominasi klasemen umum menggunakan mobil kelas RC2 berhomologasi FIA.
“Memang dari tim Gazzo Racing Indonesia masih mendominasi di kejuaraan umum dengan mobil RC2 yang berhomologasi FIA atau induk organisasi otomotif dunia,” ujarnya.
Persaingan juga berpotensi semakin menarik apabila sejumlah pereli asal Kalimantan Selatan ikut turun, termasuk Resi dan Putra Rizky yang menggunakan mobil RC1 atau WRC kelas tertinggi.
“Saya kira kalau mereka nantinya ikut di putaran 3 akan menjadi tontonan yang sangat menarik. Bagaimana nantinya mereka juga akan menghadapi putaran-putaran selanjutnya yang memang akan ada 5 putaran di tahun 2026,” pungkas Juli. (bil/ham)





Komentar (0)