KPAI Soroti Kasus Siswi SMA Tertemper KRL, Minta Orang Tua Lebih Perhatikan Kondisi Anak

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai kasus siswi SMA berusia 14 tahun yang meninggal setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, menjadi peringatan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan kondisi dan kesehatan mental anak.

Anggota KPAI Diyah Puspitarini menyampaikan perhatian terhadap pengasuhan dan interaksi dengan anak diperlukan untuk mengenali kondisi yang sedang mereka hadapi.

"Ini menjadi alarm untuk kita semua agar lebih memperhatikan kondisi anak-anak terutama terkait pengasuhan dan interaksi," kata Diyah saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

KPAI Soroti Kondisi Kesehatan Mental Anak

KPAI menduga peristiwa yang menimpa siswi tersebut mengarah pada tindakan mengakhiri hidup.

"Terkait anak di Stasiun Jurangmangu memang mengarah ke mengakhiri hidup," kata Diyah.

Menurut Diyah, kondisi kesehatan mental korban perlu mendapatkan perhatian dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga dan teman.

"Ada kondisi kesehatan mental anak tersebut yang perlu mendapatkan perhatian, baik dari keluarga atau teman dekat," katanya.

Korban Ditemukan di Jalur KRL Jurangmangu

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026 sore ketika korban yang mengenakan seragam putih abu-abu tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan.

Korban kemudian ditemukan petugas keamanan stasiun di jalur KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Kota Tangerang Selatan untuk menjalani visum.

Korban dimakamkan pada keesokan harinya di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Korban diketahui berdomisili di Pondok Ranji dan tercatat sebagai siswi SMA kelas 10 atau sederajat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Akhir Rekrutmen PJL KAI Properti Resmi Diumumkan, Cek Nama Kamu di Sini!
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemkab Mimika Dukung Penuh Program Strategis Nasional, dari Makan Bergizi Gratis hingga Koperasi Desa
• 20 jam lalu
0
thumb
Gorontalo Resmikan Kecamatan Siaga TBC untuk Percepat Eliminasi Penyakit Menular
• 8 jam lalu
0
thumb
PA GMNI Dorong PPHN Jadi Kompas Pembangunan Nasional, Ingatkan Bahaya Politik Jangka Pendek
• 2 jam lalu
0
thumb
Apex 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Akses Kemudahan Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.