Profil Bilal Hasan: Petarung Berdarah Indonesia yang Lahir di Hawaii, Debut di UFC Melawan Nilson Rojas

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Petarung berdarah Indonesia Bilal Hasan segera menjalani debut UFC. Pemuda kelahiran Hawaii itu akan menghadapi Nilson Rojas di UFC Shanghai.

Pertarungan Bilal Hasan vs Nilson Rojas dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus, di kelas terbang.

Bilal Hasan baru memperoleh kontrak UFC setelah menghentikan Mridul Saikia melalui kemenangan TKO dalam 45 detik.

Petarung berjuluk IndoNinja itu mengumumkan rencana debutnya hanya dua hari setelah memastikan kontrak bersama UFC.

Bilal Hasan menjadi sorotan setelah mencuri perhatian dalam ajang Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10.

Dalam pertarungan yang berlangsung pada Senin (11/8), Bilal menghadapi petarung asal India, Mridul Saikia.

Laga tersebut berakhir sangat cepat. Bilal mampu mengakhiri perlawanan Saikia hanya dalam waktu 45 detik melalui TKO.

Penampilan impresif itu kemudian berbuah kontrak UFC dari Dana White, yang menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Tidak membutuhkan waktu lama, Bilal kemudian mengabarkan kepada penggemarnya mengenai rencana tampil di panggung UFC.

Dalam unggahannya, Bilal turut menampilkan bendera Indonesia berhadapan dengan bendera Peru.

Unggahan tersebut semakin memperkuat kabar mengenai lawan yang akan dihadapinya dalam debut UFC.

Sejumlah sumber menyebut Bilal bakal berhadapan dengan Nilson Rojas pada pertarungan kelas terbang di UFC Shanghai.

Meski demikian, UFC belum memberikan pengumuman resmi mengenai duel tersebut.

Jadwal pada laman resmi UFC juga belum mencantumkan pertarungan Bilal Hasan kontra Nilson Rojas dalam daftar preliminary card.

Rekor Sempurna Bilal Hasan

Jika duel tersebut terealisasi, Bilal akan menghadapi lawan yang juga belum pernah merasakan kekalahan dalam karier MMA profesionalnya.

Data Tapology mencatat Bilal mempunyai rekor sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan tanpa satu pun kekalahan.

Rojas memiliki catatan identik. Petarung Peru tersebut juga mengoleksi sembilan kemenangan tanpa pernah tumbang.

Secara fisik, Bilal mempunyai keunggulan ukuran dibandingkan calon lawannya.

Bilal tercatat memiliki tinggi 170 sentimeter, sedangkan Rojas mempunyai postur 165 sentimeter.

Jangkauan tangan Bilal juga mencapai 178 sentimeter, sebuah modal yang dapat menjadi keunggulan dalam pertarungan kelas terbang.

Pertemuan dua petarung dengan rekor sempurna tersebut berpotensi menjadi salah satu laga menarik apabila benar-benar masuk ke kartu UFC Shanghai.

Siapa Bilal Hasan?

Bilal Hasan merupakan petarung yang memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya, meski dirinya memegang paspor Amerika Serikat.

Petarung dengan nama lengkap Bilal Alakai Hasan tersebut lahir di Oahu, Hawaii, pada 16 Juli 2001.

Ketertarikannya terhadap dunia bela diri sudah tumbuh sejak usia sangat muda.

Bilal mulai mempelajari taekwondo ketika berusia empat tahun dan kemudian menekuni olahraga tersebut secara serius.

Perjalanan panjangnya di taekwondo menghasilkan pencapaian penting pada 2017.

Saat itu, Bilal berhasil menjadi juara dalam PAN-American Taekwondo Junior Championships.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi yang kemudian membantunya beralih menuju kompetisi mixed martial arts.

Karier MMA Bilal terus berkembang hingga akhirnya ia mampu menembus panggung profesional.

Pada 2024, Bilal mengukuhkan dirinya sebagai juara kelas terbang Cage Fury Fighting Championship (CFFC).

Prestasi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan dan membuka jalan menuju kesempatan tampil dalam ajang yang berada di bawah perhatian UFC.

Momentum terbesar dalam kariernya datang ketika Bilal tampil di Dana White’s Contender Series.

Menghadapi Mridul Saikia, Bilal menunjukkan kemampuan agresif dan efektif sejak awal pertandingan.

Pertarungan tersebut bahkan hanya berlangsung 45 detik sebelum wasit menghentikannya setelah Bilal memastikan kemenangan TKO.

Hasil itu membuat Dana White memberikan kontrak UFC kepada petarung muda tersebut.

Dengan usia yang masih 25 tahun, Bilal kini memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di level tertinggi mixed martial arts.

Julukan IndoNinja pun semakin melekat pada dirinya seiring meningkatnya perhatian publik terhadap perjalanan kariernya.

Jalan Panjang Menuju UFC

Perjalanan Bilal menuju UFC tidak terjadi secara instan. Fondasi kariernya dibangun sejak masih kecil melalui disiplin taekwondo.

Keberhasilan meraih gelar juara di tingkat junior Amerika menjadi salah satu bukti konsistensinya dalam dunia bela diri.

Setelah berpindah ke MMA, Bilal perlahan mengembangkan kemampuan bertarung yang membuatnya mampu menjaga rekor tanpa kekalahan.

Gelar juara kelas terbang CFFC pada 2024 menjadi salah satu titik penting sebelum dirinya mendapat kesempatan tampil di DWCS.

Kini, kemenangan atas Saikia membawa Bilal ke tahap baru dalam kariernya.

Ia berpeluang menjalani debut UFC menghadapi Rojas, petarung Peru yang juga memiliki catatan sembilan kemenangan tanpa kekalahan.

Jika pertarungan tersebut mendapat konfirmasi resmi UFC, debut Bilal akan menjadi momen penting bagi petarung berdarah Indonesia tersebut.

Selain membawa nama sendiri, Bilal juga berpotensi menjadi perhatian penggemar Indonesia yang mengikuti kiprahnya di panggung MMA dunia.

Untuk sementara, publik masih harus menunggu kepastian resmi UFC mengenai jadwal dan penempatan pertarungan Bilal Hasan vs Nilson Rojas. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update Harga Pangan: Cabai Rawit Merah Naik 3,61 Persen, Ayam Tembus Rp41.050 per Kg
• 8 jam lalu
0
thumb
Marselino Ferdinan Apes! Belum Dapat Klub, Operasi Lutut di Spanyol
• 9 jam lalu
0
thumb
Bukan Tarik Tambang, Terminal Kalideres Jakbar Gelar Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT Ke-81 RI
• 5 jam lalu
0
thumb
Truk Fuso Oleng Picu Kecelakaan Beruntun di Pantura Tuban, Pikap Ringsek hingga Sopir Terjepit
• 20 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan Tarif Khusus Transportasi Umum saat HUT RI 2026 Cuma Rp8
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.