REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Langkah itu sekaligus memperkuat verifikasi data untuk mendukung program Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Menurut Rifqinizamy, kolaborasi pusat dan daerah diperlukan agar pelayanan administrasi kependudukan tidak berhenti sebagai program, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. "Kolaborasi semacam ini akan membuat layanan kependudukan lebih mudah diakses sekaligus menopang berbagai program pemerintah lainnya," ujar Rifqinizamy dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Baca Juga
Kemendagri Prioritaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Demi Kesejahteraan
ATR/BPN dan Kemendagri Sepakat Integrasikan NIB dan NOP PBB
Diingatkan Dampak Obligasi Rp 3,5 Triliun, Pramono Ingin Temui Mendagri
Rifqinizamy menghadiri kegiatan Fasilitasi Pendaftaran Penduduk melalui Layanan Jemput Bola di Daerah yang digelar Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belum lama ini. Hadir pula Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda Krista Algani, hingga Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri Hani Syopiar Rustam.
Menurut Rifqinizamy, layanan jemput bola merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak atas dokumen dan identitas kependudukan. Melalui mekanisme itu, sambung dia, petugas Dukcapil tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi secara aktif mendatangi warga, terutama kelompok yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan adminduk.
Komentar (0)