Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan kawasan Ancol sebagai kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan saat konser musik digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
Pramono mengatakan sejumlah musisi internasional dijadwalkan tampil di JIS. Salah satunya grup band asal Amerika Serikat, Maroon 5, yang disebut akan menggelar konser pada Februari 2027.
Menurut Pramono, persoalan keterbatasan lahan parkir di sekitar JIS dapat diatasi dengan memanfaatkan area parkir di kawasan Ancol.
“Di JIS memang akan ada beberapa band-band utama dunia yang akan main di JIS. Sejak JIS kita hubungkan dengan Ancol, yang pertama tempat parkirnya kami jamin pasti akan cukup, karena di Ancol itu mau 5.000 mobil pun bisa, termasuk motor dan sebagainya,” kata Pramono usai meninjau LRT Jakarta di Stasiun Manggarai, Kamis (13/8).
Pramono menyebut Pemprov DKI dan pengelola Ancol telah menjalin kerja sama untuk mendukung penyelenggaraan acara di JIS. Pengunjung yang menggunakan kantong parkir Ancol tidak dikenakan biaya masuk kawasan Ancol, melainkan hanya membayar tarif parkir.
“Sudah ada kerja sama antara Ancol dengan JIS, kalau ada acara event-event seperti itu maka masuk Ancol nggak bayar, yang bayar hanya parkirnya,” ujarnya.
Menurut Pramono, lokasi parkir di Ancol juga relatif dekat dengan jembatan penyeberangan menuju kawasan JIS. Dengan skema tersebut, pengunjung dapat memarkir kendaraan di Ancol dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara.
“Tempat parkir di Ancol itu tidak jauh dari jembatan penyeberangan,” kata Pramono.
Pilihan Transportasi ke JIS DitambahPramono mengatakan akses menuju JIS juga semakin beragam. Selain kendaraan pribadi melalui kantong parkir Ancol, masyarakat dapat menggunakan transportasi umum.
“Sehingga dengan demikian pilihannya menjadi banyak, bisa naik KRL, dan KRL-nya juga sudah berhenti di JIS,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kapasitas layanan kereta menuju JIS, Pramono mengatakan pihaknya tengah mengupayakan penambahan peron di stasiun tersebut.
“Saya sekarang sedang mengupayakan kalau kemarin hanya satu peron akan menjadi dua peron sehingga menjadi lebih efektif. Mudah-mudahan penanganan untuk JIS menjadi lebih baik,” kata Pramono.
Penambahan peron tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan transportasi saat terjadi lonjakan penumpang, khususnya ketika JIS digunakan untuk menggelar konser atau acara berskala besar.
Pramono menilai kombinasi kantong parkir di Ancol dan peningkatan layanan transportasi umum dapat mengurangi persoalan kepadatan kendaraan maupun penumpukan massa saat acara di JIS berlangsung.
“Kalau itu bisa dilakukan, maka saya meyakini bahwa wajah JIS atau wajah Ancol atau wajah pelaksanaan acara-acara yang menggunakan JIS pasti akan berbeda,” kata dia.






Komentar (0)