Mimpi tidak mengenal jarak. Itulah yang dibuktikan oleh Rullyn Renanda Warami, seorang talenta muda asal Kabupaten Biak Numfor, Papua. Rullyn terpilih menjadi salah satu anggota paduan suara Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 yang akan tampil pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Perjalanan Rullyn menuju Jakarta bukanlah hal yang mudah. Sejak 1 Agustus 2026, ia harus meninggalkan kampung halamannya untuk menjalani karantina dan latihan intensif di Pulau Jawa. Baginya, kesempatan ini adalah sebuah kehormatan besar yang layak diperjuangkan meski harus jauh dari keluarga. Disiplin Latihan dan Tantangan Menghafal
Menempati posisi suara sopran, Rullyn menceritakan ketatnya jadwal latihan yang ia jalani selama masa karantina. Setiap hari, para peserta sudah harus bangun pukul 04.00 WIB untuk menjalani pembinaan fisik dan mental.
"Tantangannya kita harus bangun pagi jam 4 untuk latihan fisik bersama teman-teman. Setelah itu lanjut latihan vokal. Kadang ada lagu-lagu baru yang diterbitkan panitia dan kita harus menghafalnya dalam waktu singkat," kata Rullyn dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga :
Jelang HUT ke-81 RI, Ratusan Talenta Muda Gita Bahana Nusantara 2026 Mulai Jalani KarantinaKemampuan vokal Rullyn tidak datang begitu saja. Ia mengungkapkan bahwa dasar teknik vokalnya telah dibentuk saat ia aktif mengikuti Pesta Paduan Suara Gereja (Pesparawi). Pengalaman tersebut menjadi modal berharga saat ia mengikuti seleksi ketat di tingkat provinsi.
Dari 37 peserta yang mengikuti seleksi di Papua, Rullyn terpilih sebagai salah satu dari empat perwakilan yang dikirim ke Jakarta, mewakili masing-masing jenis suara (Sopran, Tenor, Alto, dan Bas). Mewujudkan Mimpi Keluarga
Bagi Rullyn, penampilannya di Istana Merdeka bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan perwujudan mimpi besar keluarganya. Ia merasa bersyukur bisa membawa nama baik Papua dan membahagiakan orang tuanya.
"Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Awalnya ini adalah harapan dari orang tua, kakak-kakak, dan saudara-saudara saya yang mungkin belum tersampaikan. Lewat saya sebagai peserta Gita Bahana Nusantara, saya bersyukur bisa mewujudkan mimpi mereka," ungkapnya penuh haru.
Meski menghadapi berbagai rintangan, suka, dan duka selama proses seleksi hingga tiba di Jakarta, Rullyn mengaku kuat berkat dukungan keluarga sebagai support system terbaiknya. Kisah Rullyn menjadi inspirasi bahwa putra-putri dari ujung timur Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bersinar di panggung nasional.





Komentar (0)