Dua warga negara asing (WNA) kabur dan tidak mau membayar jasa pijat di sebuah salon yang berada di Banjar Kayutulang, Canggu, Bali.
Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan anggota Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi setelah video tersebut beredar di media sosial.
“Pihak salon mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut terjadi pada bulan Juli 2026. Ke depannya, pihak manajemen akan melakukan pembaruan terhadap SOP mengenai pembayaran atau peraturan yang berlaku untuk mencegah kejadian serupa terjadi,” ungkap Ayu dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua WNA tersebut datang ke salon dan meminta untuk dilayani meski waktu pelayanan bagi anggota (member) salon telah berakhir. Untuk mencegah masalah lebih lanjut, pemilik salon kemudian menyetujui permintaan tersebut.
“Terduga pelaku kemudian menerima perawatan pada malam hari sebelum toko tutup. Namun, setelah selesai menerima perawatan, terduga pelaku tidak bersedia melakukan pembayaran atas jasa yang diterima,” terang Ayu.
Kedua WNA tersebut menolak membayar dan mengabaikan teguran dari staf salon. Mereka kemudian keluar dan pergi menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.
Sebelum keduanya pergi, pemilik salon sempat merekam kejadian tersebut dan mengancam akan melaporkannya kepada pihak imigrasi dan kepolisian. Namun, kedua WNA tersebut tetap meninggalkan lokasi.
Ayu mengungkapkan, identitas kedua WNA tersebut belum diketahui. Berdasarkan informasi awal, WNA pertama merupakan seorang laki-laki berkulit gelap yang mengenakan kemeja putih dan celana pendek berwarna krem saat kejadian.
Sementara itu, WNA kedua merupakan seorang perempuan berkulit putih yang mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak-kotak dan celana panjang berwarna cokelat.
“Selanjutnya, kami melakukan pencarian data kendaraan yang digunakan terduga pelaku. Kami mengimbau pemilik usaha untuk selalu mengingatkan setiap pelanggan terkait peraturan yang berlaku di salon tersebut,” katanya.





Komentar (0)