Jelang Muktamar Ke-35, Pemimpin PBNU Mendatang Diharapkan Independen

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jawa Timur, menjadi perhatian sejumlah tokoh dan aktivis NU. Mereka mendorong agar kepemimpinan PBNU periode mendatang diisi sosok yang berintegritas, independen, serta tidak terjebak kepentingan politik praktis.

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Taufik Damas, mengatakan pengurus PBNU perlu menjaga jarak yang proporsional dengan kekuasaan. Menurut dia, sikap tersebut penting agar NU tetap dapat menjalankan fungsi advokasi dan membela kepentingan masyarakat akar rumput, termasuk petani, nelayan, dan pedagang kecil. 

Baca Juga :
Muktamar ke-35 Diprediksi Memanas, Bani Bisri Restui Cucu Pendiri NU Maju Jadi Ketum PBNU

"NU tidak boleh menjadi juru bicara presiden. Kedekatan dengan penguasa harus dibatasi. NU tetap wajib berpolitik, namun dalam kerangka high politics—yaitu politik yang berbasis pada moralitas dan etika kebangsaan, bukan berburu posisi di pemerintahan," kata Taufik dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Ia juga menyatakan dukungan terhadap larangan rangkap jabatan bagi jajaran pengurus harian, seperti Rais Aam, Ketua Umum, Sekjen, dan Katib Aam.

Sementara Aktivis Muda NU, Hatim Gazali, turut mengingatkan dampak keterlibatan organisasi dalam politik praktis. Menurutnya, ketika NU masuk terlalu jauh dalam kalkulasi perebutan kekuasaan, ruang organisasi untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah berpotensi semakin terbatas. 

Baca Juga :
Cucu Pendiri NU Gus Salam hingga Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Kikin Masuk Bursa Ketum PBNU


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Datang ke PN Jaksel, Roy Suryo Doakan Sidang Praperadilan Dokter Tifa Lancar
• 6 jam lalu
0
thumb
DKS Glow By dr. Dikes Resmi Dibuka di Kediri, Tawarkan Perawatan Estetik dan Anti-Aging
• 3 jam lalu
0
thumb
Istana Bocorkan Kriteria Calon Penerima Gelar Tanda Jasa-Kehormatan Presiden Prabowo
• 34 menit lalu
0
thumb
Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam, Satu Titik Api di Dingklik Pasuruan Masih Ditangani
• 6 jam lalu
0
thumb
Pihak Febrie Adriansyah Bantah Sutrimo Sebagai Karumga: Jaga Rumah Kosong
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.