JAKARTA, DISWAY.ID-- H-5 perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para Paskibraka nasional mulai melaksanakan gladi kotor di Istana Kepresidenan, Rabu 12 Agustus 2026.
Sejumlah persiapan teknis mulai dari upacara hingga atraksi udara diuji dalam latihan tersebut. Gladi kotor dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
Berbagai unsur pasukan dan Paskibraka mengikuti latihan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara pada 17 Agustus 2026 berjalan sesuai skenario.
BACA JUGA:Paskibraka Nasional HUT ke-81 RI Bakal Dikukuhkan 15 Agustus, Masih Perlu Evaluasi Latihan
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan masih ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi. Salah satunya baris-berbaris.
Prasetyo mengatakan terdapat penyesuaian karena para peserta sebelumnya menjalani latihan di lokasi dengan karakteristik lapangan yang berbeda dengan halaman Istana Kepresidenan.
Salah satu faktor yang memerlukan penyesuaian adalah kondisi rumput di halaman Istana yang cukup tebal. Kondisi tersebut berbeda dengan lapangan keras yang selama ini menjadi tempat latihan para peserta.
“Contohnya adalah tebal rumput di halaman Istana. Itu secara teknis ternyata mempengaruhi kebiasaan adik-adik kita yang biasanya sudah terbiasa di lapangan yang keras,” ujarnya.
Karena itu, para pelatih meminta tambahan waktu untuk melakukan latihan mandiri agar peserta dapat beradaptasi dengan kondisi lapangan di Istana.
“Tadi para pelatih minta izin untuk menambah porsi latihan mandiri dan langsung kami izinkan,” kata Prasetyo.
BACA JUGA:SBY Kemungkinan Besar Tak Hadiri Upacara HUT RI ke-81, Mensesneg Ungkap Alasannya
Selain baris-berbaris, Prasetyo juga menyinggung koordinat manuver pesawat dan helikopter yang akan ditampilkan dalam rangkaian perayaan. Menurutnya, posisi manuver harus diperhitungkan secara presisi agar berada tepat di tengah atau center dari podium utama, tempat Presiden Prabowo Subianto bersama para tamu undangan akan menyaksikan atraksi udara.
“Tadi beberapa kali langsung coba kita evaluasi. Misalnya dari sisi koordinat supaya betul-betul center posisi manuver pesawat maupun heli dari sisi podium utama,” kata Prasetyo.






Komentar (0)