Kota Singkawang (ANTARA) - Pengelola Bandara Singkawang memastikan operasional penerbangan masih berjalan normal meskipun kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dalam beberapa hari terakhir. Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Singkawang Ilham Hafizi mengatakan kondisi tersebut sejauh ini belum berdampak terhadap aktivitas penerbangan maupun minat masyarakat menggunakan jasa transportasi udara.
"Saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang masih normal, karena jadwal penerbangan dilakukan pada siang hari," kata Ilham di Singkawang, Rabu.
Ia menjelaskan Bandara Singkawang saat ini melayani dua penerbangan reguler setiap hari. Maskapai TransNusa dijadwalkan berangkat pada pukul 13.55 WIB, sedangkan Super Air Jet pada pukul 14.40 WIB.
Menurut Ilham, penerbangan yang berlangsung pada siang hari diharapkan dapat memberikan kondisi jarak pandang yang lebih baik untuk mendukung kelancaran operasional pesawat, meskipun pihak bandara tetap mewaspadai potensi perubahan kondisi cuaca dan kualitas udara.
"Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang. Semoga kabut asap yang ada tidak berdampak pada operasional penerbangan," ujarnya.
Ilham mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar bandara sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan.
Baca juga: Pemkot Singkawang usulkan penambahan apron bandara ke Kemenhub
Baca juga: Tim gabungan berjibaku padamkan karhutla di akses Bandara Singkawang
Apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional, pihak bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Di sisi lain, animo masyarakat untuk bepergian melalui Bandara Singkawang masih terpantau normal. Belum terlihat adanya penurunan minat penumpang akibat munculnya kabut asap di wilayah tersebut.
"Sampai sekarang animo masyarakat masih normal seperti biasanya," katanya.
Ia mengimbau calon penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan dari Bandara Singkawang tetap datang lebih awal ke bandara dan mengikuti informasi terbaru dari pihak maskapai maupun pengelola bandara terkait kondisi penerbangan.
Bandara Singkawang dengan dua penerbangan reguler setiap hari menjadi salah satu akses transportasi udara bagi masyarakat Singkawang dan wilayah sekitarnya, terutama untuk mendukung mobilitas menuju sejumlah kota tujuan penerbangan.
Pihak bandara memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap operasional penerbangan, termasuk dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum penerbangan dilakukan.
Baca juga: Penumpang Bandara Singkawang tunjukkan tren pertumbuhan positif
Baca juga: Menko AHY dorong peningkatan akses bandara Singkawang jadi empat lajur
"Saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang masih normal, karena jadwal penerbangan dilakukan pada siang hari," kata Ilham di Singkawang, Rabu.
Ia menjelaskan Bandara Singkawang saat ini melayani dua penerbangan reguler setiap hari. Maskapai TransNusa dijadwalkan berangkat pada pukul 13.55 WIB, sedangkan Super Air Jet pada pukul 14.40 WIB.
Menurut Ilham, penerbangan yang berlangsung pada siang hari diharapkan dapat memberikan kondisi jarak pandang yang lebih baik untuk mendukung kelancaran operasional pesawat, meskipun pihak bandara tetap mewaspadai potensi perubahan kondisi cuaca dan kualitas udara.
"Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang. Semoga kabut asap yang ada tidak berdampak pada operasional penerbangan," ujarnya.
Ilham mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar bandara sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan.
Baca juga: Pemkot Singkawang usulkan penambahan apron bandara ke Kemenhub
Baca juga: Tim gabungan berjibaku padamkan karhutla di akses Bandara Singkawang
Apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional, pihak bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Di sisi lain, animo masyarakat untuk bepergian melalui Bandara Singkawang masih terpantau normal. Belum terlihat adanya penurunan minat penumpang akibat munculnya kabut asap di wilayah tersebut.
"Sampai sekarang animo masyarakat masih normal seperti biasanya," katanya.
Ia mengimbau calon penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan dari Bandara Singkawang tetap datang lebih awal ke bandara dan mengikuti informasi terbaru dari pihak maskapai maupun pengelola bandara terkait kondisi penerbangan.
Bandara Singkawang dengan dua penerbangan reguler setiap hari menjadi salah satu akses transportasi udara bagi masyarakat Singkawang dan wilayah sekitarnya, terutama untuk mendukung mobilitas menuju sejumlah kota tujuan penerbangan.
Pihak bandara memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap operasional penerbangan, termasuk dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum penerbangan dilakukan.
Baca juga: Penumpang Bandara Singkawang tunjukkan tren pertumbuhan positif
Baca juga: Menko AHY dorong peningkatan akses bandara Singkawang jadi empat lajur






Komentar (0)