Grup band rock legendaris asal Irlandia, Kodaline, dijadwalkan menggelar farewell show di LaLaLa Festival 2026 pada 22 Agustus mendatang.
Alih-alih tampil di panggung utama, band pelantun High Hopes ini khusus meminta tidak ditempatkan di main stage. Founder LaLaLa Festival, Carmel Puma, mengungkap alasannya.
"Ada permintaan yang beda. Dia (Kodaline) enggak mau di main stage. Gue juga bingung kenapa, itu request. Jadi panggung utamanya tuh nggak ada dia, tapi dia di Stage 2, di Karma Stage, tapi tampil terakhir," ungkap Carmel Puma saat di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).
Keputusan Kodaline untuk memilih Karma Stage bukan tanpa alasan. Carmel menduga, durasi penampilan menjadi salah satu pertimbangan band tersebut memilih panggung yang biasanya lebih intim namun tetap berkapasitas besar.
"Durasi setlist-nya bakal sama kayak konser tunggalnya dia. Mungkin itu kenapa dia pengin paling akhir di panggung itu. Mungkin mau lama banget kali ya, tiga jam mungkin, enggak ngerti gue," tambah Carmel.
Kehormatan bagi LaLaLa FestBagi Carmel, membawa Kodaline dalam rangkaian farewell show merupakan sebuah kehormatan besar. Ia bercerita, komunikasi dengan Kodaline sudah terjalin sejak lama, bahkan sejak 2022.
LaLaLa Fest pun menjadi pihak pertama yang berhasil mengamankan jadwal mereka di Asia.
"Gila, honoured banget. Kayak 2022 pertama kali gue kontak tuh Kodaline. Walaupun mereka sudah berapa kali ke Indonesia, tapi pas farewell show ini mereka nanya, 'ini bakal bikin di Indo nggak?' Di Asia belum ada rencana waktu itu, jadi yang pertama kali kontak dia sebenarnya kita," jelas Carmel.
Penampilan Kodaline di LaLaLa Festival 2026 dipastikan akan menjadi salah satu magnet utama. Festival yang siap digelar pada 22-23 Agustus 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat ini, memang menjanjikan pengalaman berbeda melalui kolaborasi apik antara promotor internal, ICE BSD, dan PK Entertainment.
Selain Kodaline, LaLaLa Festival 2026 juga menghadirkan deretan musisi internasional papan atas seperti Rex Orange County yang hadir dalam penampilan Asia Exclusive, Steve Lacy, HONNE, hingga Two Door Cinema Club.
Karma Stage sendiri, yang dipilih Kodaline, dikonsepkan sebagai panggung terbesar kedua setelah LaLaLa Stage. Panggung ini biasanya didedikasikan untuk musisi indie, namun kali ini akan menjadi saksi sejarah perpisahan Kodaline dengan ribuan fans di Indonesia dalam suasana yang lebih eksklusif.






Komentar (0)