Persib Bandung Resmi Terbebas dari FIFA Registration Ban

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Skuad Persib Bandung sebelum laga semifinal melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) sore. Laga berakhir dengan kemenangan tim Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib Bandung)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengumumkan bahwa hambatan administratif berupa larangan pendaftaran pemain (registration ban) dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah resmi berakhir. Kepastian hukum ini didapat menyusul tuntasnya seluruh kewajiban finansial klub terhadap mantan juru taktik asal Belanda, Robert Rene Alberts.

Status quo sanksi tersebut dipastikan lewat surat ketetapan resmi FIFA tertanggal 11 Agustus 2026 dengan nomor referensi FDD-28859.

Melalui dokumen tersebut, badan sepak bola global mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian perselisihan hukum terkait ikatan kerja periode 2022 ini telah resmi ditutup setelah dana kompensasi diterima secara penuh oleh pihak yang bersangkutan.

Dengan diselesaikannya tenggat administratif ini, FIFA secara otomatis membatalkan larangan pendaftaran pemain secara permanen. Otoritas tertinggi tersebut turut menginstruksikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) guna segera memutakhirkan status pemulihan hak klub di tingkat domestik.

Menanggapi tuntasnya polemik yang bersumber dari dinamika kontraktual masa lampau tersebut, jajaran direksi klub langsung mengambil inisiatif terukur.

Penelaahan komprehensif langsung dilakukan sejak pertama kali menerima informasi dari yurisdiksi internasional guna merumuskan langkah penyelesaian yang sistematis dan taat aturan.

"Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku," ujar perwakilan manajemen klub, dikutip laman resmi Persib, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: I.League Umumkan Liga Putri Bergulir Mulai 17 Oktober 2026: Diikuti 6 Klub, Pakai Skema Drafting

FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah diselesaikan dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen," ucapnya.

Bagi internal klub, penyelesaian sengketa ini merepresentasikan wujud nyata akuntabilitas institusional dalam mematuhi yurisdiksi regulator global.

Manajemen memandang bahwa setiap produk hukum dari otoritas sepak bola wajib disikapi secara ksatria guna menjaga kredibilitas organisasi di kancah nasional maupun internasional.

Pendekatan penyelesaian masalah yang ditempuh Pangeran Biru didasarkan pada pertimbangan objektif dan rasional, menghindari langkah-langkah reaktif yang berpotensi merugikan stabilitas jangka panjang klub.

"Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Kami melihat setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berdasarkan skala prioritas," katanya.

Baca Juga: Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar Akan Dievakuasi ke Bali dan Lombok

"Dengan pendekatan tersebut, kami dapat mengambil keputusan secara tepat dengan tetap mempertimbangkan kepentingan PERSIB secara keseluruhan," kata pihak manajemen.

Berakhirnya babak administratif ini memberikan keleluasaan penuh bagi jajaran pelatih dan skuad utama untuk mengalihkan seluruh energi teknis menuju persiapan kompetisi resmi musim 2026/2027. Stabilitas internal kini menjadi prioritas utama guna memastikan performa maksimal di atas lapangan hijau.

"Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026/2027. Kami ingin seluruh energi dan perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh,"ucapnya.

Selain itu, apresiasi khusus turut dialirkan kepada kelompok suporter setia, Bobotoh, yang senantiasa mengawal perjalanan klub dengan kesabaran dan kepercayaan penuh selama masa transisi penyelesaian sengketa berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bobotoh atas kepercayaan, dukungan, dan kesabarannya," tutur dia.

"Kami memahami bahwa setiap perkembangan mengenai Persib selalu menjadi perhatian. Karena itu, kami berkomitmen untuk menangani setiap kewajiban dan tantangan klub secara cepat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Sebagai penutup, manajemen menegaskan komitmen berkelanjutan untuk terus memperkuat tata kelola manajemen modern yang transparan, akuntabel, serta senantiasa mematuhi regulasi federasi demi kejayaan prestasi sepak bola Indonesia di masa mendatang.

Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Website Persib

Tag
  • Persib Bandung
  • Manajemen Persib Bandung Bermartabat
  • Maung Bandung
  • Pangeran Biru
  • persib
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Akan Panggil Newport dan Peserta Challenge Baca Quran dapat Miras
• 12 jam lalu
0
thumb
Polisi Jadwalkan Ekshumasi Jasad Sutrimo di Banyumas Hari Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Istri Mantan Polisi Winda Lorenza yang Tewas Mengenaskan Ternyata Saksi Korupsi Bea Cukai
• 15 jam lalu
0
thumb
Eks Pelatih Arema Yakin Performa Timnas Indonesia Bakal Lebih Baik di FIFA ASEAN Cup 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Tren Bersepeda Terus Tumbuh, Pengiriman Sepeda KAI Logistik Meningkat 30 Persen
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.