Serbuan EV China Murah, Honda Pilih Adu Value Ketimbang Harga

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Peta persaingan industri otomotif tanah air kian memanas seiring masuknya gelombang penetrasi kendaraan listrik berharga terjangkau. Sejumlah pabrikan asal china gencar merilis mobil listrik di kisaran harga Rp200 jutaan.

Kehadiran EV murah tersebut secara langsung bersinggungan dengan pasar mobil konvensional yang berada di rentang harga serupa. Fenomena ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi para pemain lama di industri otomotif nasional.

Menanggapi makin ketatnya peta kompetisi tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan bahwa mereka tidak merasa gentar dan tetap optimis dengan nilai keunggulan yang ditawarkan produk-produknya.

Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy, menyatakan bahwa keputusan konsumen dalam memilih kendaraan tidak semata-mata didasari oleh harga jual awal yang murah saat berada di ruang pamer.

"Ya kita memberikan selalu value yang lebih baik lah ya. Kita berusaha untuk memberikan nilai kepada konsumen supaya memang produk-produk Honda ini memiliki nilai yang tinggi," kata Billy.

Menurut Billy, konsumen otomotif yang matang akan memperhitungkan seluruh nilai kepemilikan kendaraan secara menyeluruh dalam jangka panjang sebelum mengambil keputusan transaksi.

Honda memfokuskan strategi kompetisinya pada aspek keandalan, kualitas purna jual, serta kenyamanan psikologis konsumen selama masa pemakaian kendaraan dari awal hingga akhir.

"Seperti kenyamanan dalam memiliki kendaraan nih, dari dia beli, dia merawat, dia jual, itu dia merasa tenang ya. Peace of mind-nya itu ada," jelas Billy.

Selain aspek layanan purna jual, Honda juga terus memastikan bahwa seluruh jajaran kendaraannya dibekali dengan pesan edukasi dan nilai filosofis produk yang kuat kepada masyarakat.

"Yang paling utama bagi kami adalah bagaimana kami menyampaikan pesan ke konsumen kalau Honda itu memang terus berevolusi yang mengikuti perkembangan teknologi, perkembangan era," terang Billy.

Meskipun terus mengadopsi tren dan era baru, Honda berjanji tidak akan menghilangkan identitas dasar yang menjadi keunggulan mobil-mobil buatannya di mata konsumen setia.

"Tanpa meninggalkan unsur performance, engineering, dan juga heritage di semua lininya. Itu sih yang paling penting supaya konsumen itu paham," tegas Billy.

Evolusi ini dihadirkan agar konsumen tidak hanya mendapatkan kendaraan yang canggih secara fitur, tetapi juga teruji dari sisi keamanan, daya tahan, dan kenyamanan operasional sehari-hari.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 Akan Digabung, Gedung Baru Ditargetkan Rampung Setahun
• 23 jam lalu
0
thumb
Kematian Winda Lorenza Gowasa Diselidiki dengan 5 Metode Scientific Crime Investigation
• 23 jam lalu
0
thumb
Meski Sudah Diizinkan FIFA, Ini Daftar Pertandingan dan Suporter yang Dilarang Away di Super League 2026
• 20 jam lalu
0
thumb
Jadi Bangunan Cerdas, RS dan Pabrik Ini Mampu Tekan Cost dan Downtime
• 20 jam lalu
0
thumb
Newport Minta Maaf soal Video Challenge Ayat Al-Quran di The Sounds Project
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.