REPUBLIKA.CO.ID, MINAHASA SELATAN, – Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, menuntut para bintara muda untuk menunjukkan disiplin, loyalitas, dan semangat juang yang tinggi. Tuntutan ini disampaikan pada penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa.
Pangdam menegaskan bahwa penutupan pendidikan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari pengabdian sejati sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Sebanyak 73 bintara muda dinyatakan resmi menyelesaikan pendidikan pertama keprajuritan mereka.
Dalam arahannya, Mayjen Mirza Agus berharap para prajurit muda ini dapat memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap langkah serta tindakan mereka. Ia juga mendorong mereka untuk membangun kebanggaan sebagai bintara angkatan darat yang profesional dan berdedikasi.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater Rindam XIII/Merdeka dan satuan tempat mereka akan bertugas nantinya. "Prajurit yang adaptif akan mampu menjalankan tugas secara optimal," kata Pangdam menegaskan, seraya mengingatkan agar para bintara muda terus belajar dan berlatih karena perkembangan dunia dan medan tugas terus berubah.
Keberhasilan 73 bintara muda ini, menurut Pangdam, merupakan buah dari mental yang kuat, semangat pantang menyerah, dan disiplin yang tinggi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Komandan Rindam XIII/Merdeka beserta seluruh staf dan pelatih yang telah mendidik serta membentuk para bintara muda menjadi prajurit yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Di akhir sambutannya, Pangdam menyampaikan pesan mendalam bahwa di balik setiap prajurit yang berdiri tegap, selalu ada doa seorang ibu, keteguhan seorang ayah, dan pengorbanan sebuah keluarga.
Komentar (0)