jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GP Al-Washliyah) Aminullah Siagian mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berhasil meraih tiga rekor MURI melalui penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026.
Tiga rekor MURI itu ialah Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak yang mencapai 27.686 peserta.
BACA JUGA: Ketum GP Al Washliyah Dukung Polri Bongkar Dalang dan Pemesan Konten Hoaks Agustus
Menurut Aminullah, pencapaian tersebut bukan sekadar menjadi prestasi institusional Polri.
Aminullah menjelaskan raihan itu menunjukkan terobosan dalam membangun pendekatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih dekat dengan karakter serta dunia generasi muda.
BACA JUGA: PP HIMMAH Dukung Kortas Tipidkor Polri Hadapi Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
“Ini merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi karena tidak hanya berbicara tentang rekor, tetapi juga menunjukkan bagaimana Polri mampu membangun ruang partisipasi bagi generasi muda,” kata Aminullah, Selasa (11/8).
Aminullah menilai keterlibatan puluhan ribu generasi muda dalam kegiatan tersebut menjadi indikator bahwa pendekatan Polri dalam membangun kesadaran kamtibmas mulai berkembang mengikuti perubahan zaman.
BACA JUGA: Ketum GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Nyalakan Semangat Hoegeng di Internal Polri
Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan kelompok yang sangat aktif di ruang digital sehingga perlu dilibatkan secara positif sebagai bagian dari solusi menghadapi berbagai ancaman keamanan di dunia maya.
“Yang paling penting dari capaian ini ialah bagaimana generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai objek, tetapi juga dilibatkan sebagai bagian dari kekuatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di ruang digital. Ini langkah yang sangat positif,” ujarnya.
Dia juga mengapresiasi pesan Kapolri yang mendorong para Duta Kamtibmas Siber agar ikut berperan dalam mencegah berbagai persoalan yang berkembang di dunia maya, mulai penyebaran hoaks, penipuan siber, perundungan, hingga ancaman judi online.
Menurut Aminullah, strategi tersebut sejalan dengan kebutuhan Polri menghadapi perkembangan teknologi informasi yang makin cepat.
Dia menjelaskan penegakan hukum tetap penting, tetapi upaya pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat, khususnya generasi muda, juga harus diperkuat.
“Ruang digital sekarang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat," katanya.
Karena itu, membangun kesadaran hukum dan kamtibmas di kalangan generasi muda merupakan investasi sosial yang sangat penting.
"Mereka harus menjadi agen yang menyebarkan informasi positif, melawan hoaks dan membantu menciptakan ruang digital yang sehat,” jelas Aminullah.
Aminullah menyampaikan bahwa GP Al-Washliyah mendukung berbagai upaya Polri yang bertujuan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Pihaknya berharap semangat kolaborasi antara Polri dan generasi muda dapat terus diperluas hingga ke berbagai daerah.
“Prestasi ini harus kita lihat sebagai pesan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Masyarakat, termasuk generasi muda, memiliki peran yang sangat besar. Ketika Polri mampu mengajak mereka menjadi bagian dari solusi, maka kekuatan kamtibmas akan semakin besar,” kata Aminullah. (Jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil





Komentar (0)