Challenge Hafalan Surat Ad-Dhuha Dapat Miras Gratis, Semua yang Terlibat Harus Dipanggil Polisi

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Challenge Hafalan Surat Ad-Dhuha Dapat Miras Gratis, Semua yang Terlibat Harus Dipanggil PolisiNasional | sindonews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:45

Challenge hafalan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan hadiah minuman keras (miras) gratis saat acara konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara (Jakut), diadukan ke Bareskrim Polri. Semua pihak yang terlibat harus diperiksa penyidik.

Aduan tersebut dilayangkan oleh sejumlah advokat yang tergabung dalam organisasi Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) ke Bareskrim Polri, Selasa (11/8/2026). Ketua ALMI Zainul Arifin mengungkapkan, perbuatan tersebut tidak bisa dianggap sebagai hiburan semata. Menurutnya, aksi tersebut sudah masuk dalam ranah penistaan agama.

"Menurut hemat kami jelas-jelas melakukan penistaan agama. Persoalan ini bukan yang remeh-temeh, karena MUI juga sudah bersuara, teman-teman lintas agama juga sudah bersuara, yang notabene mengecam tindakan seperti ini," katanya di Gedung Bareskrim Polri.

Baca Juga: Viral! Booth Minuman Beralkohol Tantang Pengunjung Baca Surat Ad-Duha, Waketum MUI: Penghinaan Terhadap Agama

Baca Juga:Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan

Ia berharap kepolisian dapat mengungkap kasus dugaan penistaan agama tersebut secara tuntas. Zainul menyebut proses penegakan hukum dapat dilakukan agar kasus serupa tidak terulang di masa yang akan datang."Karena kita tahu pasti ada orang-orang besar di balik apa peristiwa ini. Kita tahu orang-orang yang bermain dalam hal alkohol ini tidak mungkin orang kecil. Maka dari itu, kami datang untuk mengawal penegakan hukum," ujarnya.

Baca Juga: Challenge Surat Ad-Duha di The Sounds Project 2026, Newport Minta Maaf

Dalam kesempatan yang sama, anggota ALMI lainnya, Abdul Hakim menjelaskan, pihaknya meminta agar polisi memeriksa semua yang terlibat dalam peristiwa itu. Mulai dari EO, MC, hingga tenant booth minuman keras tersebut.

"Kita ingin semua yang terlibat dalam konteks ini, yang terlibat baik MC, baik event organizer, dan yang punya merek alkohol tadi itu. Semua yang terlibat harusnya memang dipanggil oleh, oleh penyidik," tuturnya.

Baca Juga:Rudi Margono Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus, Komisi III DPR Beri Pesan Khusus

Media sosial dihebohkan dengan aksi tantangan atau challenge yang dibuat oleh salah satu brand minuman keras. Dalam video yang viral di media sosial, brand tersebut diduga membuat tantangan dengan hadiah minuman beralkohol, dengan syarat peserta harus menghafalkan Surat Ad-Dhuha.Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram Ustaz Dr. Hilmi Firdausi @hilmi.firdausi, tampak seorang perempuan mengikuti tantangan tersebut di booth brand miras. Perempuan itu kemudian membacakan Surat Ad-Dhuha dari awal hingga akhir tanpa terlihat terputus.

Setelah perempuan tersebut berhasil menyelesaikan hafalannya, sejumlah sales dan sejumlah laki-laki yang berada di booth langsung bersorak dan meramaikan suasana.

Salah satu pembawa acara yang ada di booth itu kemudian menanyakan identitas wanita tersebut. Dia juga menanyakan jenis minuman apa yang diinginkannya.

Dalam pernyataan resminya, pihak brand menegaskan bahwa aktivitas pembacaan ayat suci Al-Quran di booth mereka bukanlah bagian dari program promosi resmi.

"Kami perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi," tulis manajemen dalam keterangan resminya.

Baca Juga:Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional

Di sisi lain, pihak manajemen brand mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan di lapangan. Menurut mereka, saat kejadian, seorang pengunjung tiba-tiba mengambil alih mikrofon dari MC dan memulai aksi tersebut tanpa bisa dicegah tepat waktu oleh tim di lokasi.

"Kami sangat menyesalkan situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada umat Muslim, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia," demikian keterangan tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KDM Dengar Curhat Atlet di PKKMB Unpad, Bonus Rp 30 Juta Belum Cair Sejak Maret
• 12 jam lalu
0
thumb
Gempa Dahsyat M7,4 di Kolombia Jadi Pelajaran Penting bagi Indonesia, Ini Catatan Sejarahnya
• 13 jam lalu
0
thumb
Gus Yaqut Disambut Lantunan Shalawat Asyghil saat Masuk Ruang Sidang
• 15 jam lalu
0
thumb
Ramalan Jayabaya Mulai Terjadi? Ini 3 Pertanda Besar yang Jarang Disadari
• 18 jam lalu
0
thumb
SIGAMBAR Bergerak! Medan Barat Dipantau, Geng Motor dan Begal Tak Berkutik
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.