Takut Dibunuh Iran, Trump Ngumpet di Truk Katering Bandara Usai Hadiri KTT NATO di Turki

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bulan lalu diam-diam meninggalkan Turkiye dengan pesawat militer di tengah dugaan ancaman pembunuhan oleh Iran terhadapnya. Sementara Gedung Putih secara terbuka menyatakan bahwa ia berada di dalam Air Force One, demikian laporan media AS, Senin (10/8/2026) mengutip pejabat AS dan sumber lain yang mengetahui operasi tersebut.

Menurut The Washington Post, Trump menaiki pesawat jumbo Air Force One yang lebih tua di hadapan kamera televisi di Ankara sebelum secara diam-diam dipindahkan beberapa menit kemudian ke pesawat Air Force C-32A yang lebih kecil menggunakan truk katering bandara.

Baca Juga
  • Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 8,96 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok
  • Surat Sudah Keluar, Rinaldi Umar Batal Jadi Dirdik di Jampidsus, Begini Alasan Kejagung
  • Dukung Kebijakan Pemprov DKI, MUI Jakarta Dorong Kadernya Pahami Fikih Lingkungan

Laporan itu menyatakan manuver tersebut dirancang untuk menyembunyikan lokasi Trump dari publik, wartawan, dan sejumlah staf Gedung Putih. Operasi itu dilakukan pada malam setelah pasukan AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran menyusul kegagalan perundingan antara Washington dan Teheran.

Trump mengunjungi Ankara untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada 7–8 Juli bersama para pemimpin dunia ketika dugaan ancaman itu muncul.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung membela langkah tersebut dengan mengatakan bahwa pesawat pemberian Qatar, yang kini digunakan sebagai Air Force One, telah “dilengkapi dengan protokol keamanan tingkat tinggi” untuk memastikan keselamatan presiden.

“Seperti yang baru-baru ini disampaikan presiden, ada banyak musuh Amerika yang mengincarnya, dan kami menggunakan setiap sarana yang tersedia untuk menghadapi ancaman tersebut,” katanya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Anadolu, Sputnik, RIA Novosti
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SBY Tak Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, Mensesneg: Sedang Medical Check Up
• 2 jam lalu
0
thumb
Netflix Garap Cerita Raja Media Rupert Murdoch
• 23 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr
• 6 jam lalu
0
thumb
Pembalap Drag Race Maut Kotamobagu Berpotensi Jadi Tersangka, 8 Orang Tewas
• 23 jam lalu
0
thumb
Lonjakan Biaya Pakan dan Merosotnya Harga Jual Telur Cekik Peternak Unggas di Jateng
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.