Purbaya: Pembatasan Pertalite untuk Desil 9-10 Bisa Diterapkan Beberapa Bulan Lagi

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Foto ilustrasi. Angkutan Kota D08 mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite di SPBU di Depok, Senin (5/9/2022). (Sumber: Kompas.com/Kristianto Purnomo)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, aturan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi baru dapat diterapkan dalam beberapa bulan mendatang.

Purbaya mengungkap, kelompok masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 berpotensi menjadi sasaran pembatasan subsidi Pertalite.

Namun, ia menegaskan kebijakan tersebut belum akan diterapkan saat ini. 

Baca Juga: Prabowo: Harga BBM Subsidi Tidak Naik karena Pengelolaan Energi Kita Bagus

"Jadi tadi kita ngebahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang kuartir 9-10, supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangin," kata Purbaya setelah bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas implementasi pembatasan BBM subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Indikator pembatasan, kata Purbaya, akan berkaitan dengan tingkat perekonomian masyarakat.

"Sedang kita pelajari sistemnya, saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilakukan," ujar mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan itu. 

Baca Juga: Bahlil: Dulu Manfaat Hilirisasi Lebih Banyak Dinikmati Asing, Kini Dibiayai Danantara

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pembatasan dilakukan karena subsidi BBM selama ini masih dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

Bahlil menyoroti masyarakat kelompok ekonomi atas yang masih mendapatkan subsidi Pertalite.

"Masa orang kaya harus kita subsidi, contoh Pertalite. Desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi," kata Bahlil. 

Pemerintah ingin anggaran subsidi yang mencapai ratusan triliun rupiah dapat lebih banyak dinikmati masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Pengambilalihan 60 Persen Saham KCIC Tak Langsung Bebani APBN, Begini Skemanya

"Supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," tambahnya. 

Bahlil juga menyebut pembatasan nantinya akan mempertimbangkan jenis kendaraan. Ia mencontohkan kendaraan mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz.

"Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi," sebutnya. 

Di tengah rencana pembatasan tersebut, Bahlil memastikan kebijakan pemerintah bukan berupa kenaikan harga BBM bersubsidi.

Baca Juga: Ekonom Sebut Pengurangan Dana Desa dan Adanya Kopdes Picu Naiknya Kemiskinan Desa

Pemerintah bersama Kementerian Keuangan berkomitmen menjaga harga BBM subsidi sesuai arahan Presiden.

"Kami dua punya komitmen atas dasar perintah Pak Presiden bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik," katanya. 

Adapun saat ini saat ini, pembatasan pembelian Pertalite masih dengan penggunaan barcode atau QR Code, serta pembatasan jumlah pembelian per hari.

 

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • menteri keuangan
  • purbaya yudhi sadewa
  • menteri esdm
  • bahlil lahadalia
  • pembatasan pertalite
  • bbm bersubsidi
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update Gempa Kolombia, Korban Tewas Bertambah 132 Orang, Ratusan Lainnya Terluka
• 12 jam lalu
0
thumb
Gus Yaqut Jelang Pembacaan Dakwaan: Semua yang Benar Akan Kelihatan
• 13 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Targetkan Perpres Transportasi Digital Rampung Pekan Ini
• 23 jam lalu
0
thumb
Kemnaker Mulai Program Magang Nasional 2026, Terima 46.160 Peserta
• 10 jam lalu
0
thumb
Ditanya Soal Hasil Kinerjanya Selama 1 Tahun Lebih Jadi Gubernur Jabar, Begini Respons Dedi Mulyadi
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.