Jaksa Agung Minta BGN Evaluasi Usai Kasus Tata Kelola MBG: Jangan Terjadi Lagi

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono beserta jajaran BGN hari ini. Jaksa Agung menyampaikan agar korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG) yang telah terjadi menjadi bahan evaluasi kepemimpinan BGN yang sekarang.

"Yang jelas tadi pimpinan menyampaikan lebih kepada, apa yang sudah terjadi dan menjadi bahan evaluasi ke depan," kata Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna kepada wartawan saat menyampaikan pernyataan Jaksa Agung dalam pertemuan dengan pimpinan BGN di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Anang mengatakan Jaksa Agung juga memiliki harapan agar kejadian korupsi tata kelola MBG ini tidak terulang. Jaksa Agung, kata Anang, siap memberikan bantuan jika BGN memerlukan pendampingan oleh Kejaksaan dalam pelaksanaan program MBG.

Baca juga: Kepala BGN Sambangi Kejagung, Minta Pendampingan Usai Kasus Tata Kelola MBG

"Jangan sampai terjadi lagi dan dalam tata kelola terutama. Dan Kejaksaan siap membantu untuk mendampingi ke depannya seperti apa," ungkapnya.

Seperti diketahui, hari ini jajaran pimpinan BGN menyambangi Kejagung RI. Dalam kunjungan silaturahmi ini, Kepala BGN Sudaryono beserta jajaran meminta pendampingan dan pengawasan ke Kejagung terhadap pelaksanaan program MBG.

"Karena pejabat baru, tentunya kan banyak hal-hal yang perlu dikomunikasikan ke depan dalam rangka kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara," ujar Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Ketut Sumedana kepada wartawan di Gedung Kejagung RI, Jakarta.

"Beliau (Kepala BGN), meminta bahwa nanti ke depannya akan ada pendampingan. Pendampingan hukum, legal audit. Termasuk pengawasan di lapangan melibatkan teman-teman yang ada di Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi," lanjutnya.

Baca juga: Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN Terkait Korupsi Tata Kelola MBG

Ketut mengatakan pengusutan kasus tata kelola MBG menjadi bahan pembenahan serta evaluasi dari BGN. Dia juga menyebut, jajaran pimpinan BGN yang baru sekarang berkomitmen memperbaiki program MBG sehingga pelayanan terhadap masyarakat lebih maksimal.

"Semua tata kelola akan dibangun dengan, dengan bagus. Komitmen pimpinan yang baru ini adalah bagaimana membangun tata kelola yang baik ya, pelayanan yang baik," imbuhnya.




(kuf/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Purbaya soal Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI: Kerja Sama Baik, Enggak Ada Masalah
• 9 menit lalu
0
thumb
Rayakan HUT ke-50, PB Jaya Raya Bertekad Terus Lahirkan Atlet Hebat Bulu Tangkis Indonesia
• 11 jam lalu
0
thumb
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang
• 9 menit lalu
0
thumb
Menguak Arti Mimpi Ditangkap Polisi Menurut Psikologis, Benarkah Cerminan Perasaan Terkekang?
• 23 jam lalu
0
thumb
Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.