Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Ini Tanggapan Pakar Hukum Pidana

kompas.tv
53 menit lalu
Cover Berita
Pakar hukum pidana Universitas Bung Karno, Hudi Yusuf, membahas naiknya kasus kematian Sutrimo ke penyidikan dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Selasa (11/8/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar hukum pidana Universitas Bung Karno, Hudi Yusuf, menilai naiknya status kasus kematian Sutrimo ke penyidikan belum tentu menandakan sudah ada tersangka yang ditetapkan. 

Sutrimo adalah pegawai eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang ditemukan tak sadarkan diri di depan sebuah klinik di Jakarta Selatan pada 23 Juli lalu.

Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring. Pihak rumah sakit menyatakan Sutrimo sudah meninggal dunia saat tiba.

"Untuk menentukan nama tersangka, ya polisi harus mencari alat-alat bukti lain. Salah satunya adalah hasil keterangan forensik," kata Hudi dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, proses ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo penting untuk mengetahui penyebab kematian. Ia menyinggung kondisi Sutrimo yang disebut ditemukan dalam keadaan mulut berbusa. 

Baca Juga: Polda Metro Jaya Naikkan Kasus Kematian Sutrimo ke Penyidikan, Ini Alasannya

Oleh karena itu, ia menilai penting untuk mendalami apa yang menyebabkan kondisi mulut berbusa tersebut. Ia juga menyebut ekshumasi dapat menjadi "bukti mahkota" untuk mengetahui penyebab kematian Sutrimo.

Oleh karenanya, Hudi berharap tim forensik yang menangani jenazah Sutrimo berasal dari beberapa rumah sakit untuk memastikan objektivitas hasil autopsi. 

Terkait transparansi, Kepala Departemen (Kadep) Kedokteran Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ade Firmansyah Sugiharto menyatakan semua dokter forensik dalam praktiknya memiliki pedoman etika dan disiplin. 

"Jadi pasti memiliki standar untuk menjaga keilmiahannya dan independensinya, serta imparsialitas," ucapnya. 

Ia mengungkapkan dokter forensik terkadang bisa saja memberikan hasil yang tidak sesuai dengan opini masyarakat. Ade menegaskan dokter forensik hanya melaporkan berdasar fakta yang ditemukan pada tubuh jenazah yang diautopsi. 

Namun, ia menilai usulan Hudi agar dokter forensik berasal dari beberapa rumah sakit sangat baik jika nantinya bisa dilakukan. 

"Saya rasa juga usulan yang sangat baik ya, berasal dari beberapa center tentunya untuk bisa saling memperkuat dan bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa imparsialitas itu bukan hanya ada di dalam pedoman, tapi juga ditunjukkan," ucapnya.

Baca Juga: Teka-Teki Kematian Sutrimo, Keluarga Minta Perlindungan Jelang Ekshumasi | SAPA PAGI

Diberitakan KompasTV, Polda Metro Jaya meningkatkan status kasus kematian Sutrimo ke tahap penyidikan. Informasi tersebut disampaikan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (10/8/2026).

“Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan,” ujarnya di Jakarta, Senin. 

Iman mengungkap pihaknya akan melakukan eksumasi atau pembongkaran makam Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu, 12 Agustus 2026, untuk mendalami penyebab kematian. 

Autopsi kemudian akan dilakukan seusai ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo. 

 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kematian sutrimo
  • sutrimo
  • pakar hukum pidana
  • pegawai Febrie Adriansyah
  • ekshumasi sutrimo
  • penyidikan kasus kematian sutrimo
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebakaran di Kawasan Bromo Belum Padam, BNPB Temukan 2 Titik Api Baru di B30
• 23 jam lalu
0
thumb
Jelang Sidang Perdana, Yaqut: Semua yang Benar Akan Kelihatan
• 8 jam lalu
0
thumb
Hujan Deras Melanda Filipina Berhari-hari, 16 Orang Dilaporkan Tewas
• 11 jam lalu
0
thumb
Polri Sepakat Penetapan Kerugian Keuangan Negara Harus Didasarkan Audit BPK
• 21 jam lalu
0
thumb
Bapak dan Anak Diduga Begal Anggota Polisi di Palembang, Motor Korban Dibawa Kabur
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.