Airlangga Usul Target Penyaluran Kredit UMKM Jadi Rp2.000 T, Ini Alasannya

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar target penyaluran kredit untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik menjadi Rp2.000 triliun dari posisi saat ini yang berkisar Rp1.500 triliun.

“Ini tambahan pekerjaan rumah untuk Pak (Menteri UMKM) Maman, kalau bisa ini naik menjadi Rp2.000 triliun,” kata Airlangga dalam kegiatan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga :
Singgung Masalah Independensi, Airlangga Respons soal Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI
Perpres Ditarget Rampung Sebelum 17 Agustus, Status Ojol Jadi UMKM

Pada Juni 2026, kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.519,1 triliun atau tumbuh 1,05 persen (year-on-year/yoy), membaik dibandingkan Mei 2026 sebesar 0,60 persen (yoy).

Di sisi lain, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat dari 92,74 persen pada 2025 menjadi 93,61 persen pada 2026.

Sementara itu, indeks literasi keuangan nasional juga meningkat menjadi 69,57 persen.

“Jadi mereka sudah literate, sudah inklusif, punya rekening. Tapi kemampuan mereka untuk membaca, melakukan investasi dan lain-lain. Nah itu yang dikejar untuk berikutnya,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, peningkatan target kredit tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha yang selama ini masih berada di tengah atau belum memperoleh akses pembiayaan dalam skala yang memadai.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengisi kesenjangan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang dan naik kelas.

Dalam konferensi pers usai kegiatan, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan bakal mempersiapkan berbagai skenario untuk mewujudkan target yang diusulkan oleh Menko Airlangga.

“Tadi juga ada sedikit dorongan dari Pak Menko Perekonomian. Nanti coba kami siapkan beberapa skenario,” ujar Maman.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan pihaknya menempatkan penguatan ekosistem dan pembiayaan UMKM sebagai program utama.

“Kita banyak dukungan untuk UMKM dan kita mengarahkan seluruh industri untuk mendukung UMKM di Indonesia. Ini sejalan dengan pesan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang sangat mendukung bagaimana sektor jasa keuangan juga mempunyai keberpihakan dan dukungan terhadap UMKM di Indonesia,” ucapnya. (ant)

Baca Juga :
Mobil Bekas Bisa Dijual Meski Masih Kredit, Begini Prosesnya
2.500 Pelari Ikuti Fun Run 5K di GBK, Olahraga Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Indonesia
Dukung Pembentukan APPI, Menteri Maman Dorong Pengusaha Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Pembuka Liga Top Eropa 2026/2027: LaLiga Mulai Pekan Ini!
• 22 jam lalu
0
thumb
Bung Harpa Bongkar Kelemahan John Herdman di Timnas Indonesia: Tak Paham Sepak Bola ASEAN
• 14 jam lalu
0
thumb
Denny Sumargo Jawab Tudingan Netizen soal Sarwendah Banyak Bohong di Podcast
• 10 jam lalu
0
thumb
Gempa M 7,4 Mengguncang Kolombia, Korban Tewas Dilaporkan Sedikitnya 111 Orang
• 7 jam lalu
0
thumb
Ular King Kobra Panjang 5 Meter Masuk Rumah Warga, Petugas Sempat Kewalahan saat Evakuasi | BERUT
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.