Kasus Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Dilimpahkan ke Polda Metro, Puslabfor Masih Olah TKP

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Metro Gambir melimpahkan penyelidikan kasus kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, kepada Polda Metro Jaya.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, proses pelimpahan berkas penyelidikan telah dilakukan pada Senin (10/8/2026).

"Jadi saat ini prosesnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, sudah dilimpahkan dari Polsek Metro Gambir kepada Ditreskrimum Polda Metro, kemarin penyerahannya," kata Erlyn saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Dulu Rp 4 Juta Sehari, Kini Rp 1 Juta Sulit: Nestapa Pedagang Bendera di Tangerang Jelang 17 Agustus

Erlyn mengungkapkan, pada Selasa siang ini, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung di dalam Gedung Bapenda Jakarta.

Olah TKP dilakukan bersama oleh personel Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan area lantai 11 hingga lantai 16 gedung milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tersebut.

"Masih, di dalam sampai siang ini masih proses ya dari Polsek Metro Gambir dan Labfor masih di dalam penyelidikan," ucap Erlyn.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir AKP Arfan Rawung membenarkan pihaknya telah melimpahkan kasus kebakaran tersebut kepada Polda Metro Jaya.

"Iya sudah dilimpahkan ke Polda Metro kemarin, saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya," kata Arfan melalui panggilan telepon, Selasa.

Baca juga: Jalan Warga di Menteng Jakpus Tiba-tiba Mau Diportal, Diduga atas Permintaan Pejabat

Arfan menyebut, seluruh temuan-temuan baru dari hasil olah TKP bersama Puslabfor Polri akan diungkap langsung oleh Polda Metro Jaya.

"Nanti hasilnya (olah TKP) dan semua informasi akan langsung disampaikan Polda Metro Jaya," tutur Arfan.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengambil sejumlah sampel abu dari tiga lantai Gedung Bapenda Jakarta yang terbakar pada Sabtu (8/8/2026) lalu.

Olah TKP itu dilakukan pascakebakaran yang menghanguskan lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Bapenda Jakarta pada Jumat (7/8/2026) malam.

Setelah menyisir area lantai dasar hingga lantai 16, polisi melakukan pemeriksaan secara khusus di tiga titik utama, yaitu lantai 11 yang merupakan ruang arsip, serta lantai 12, dan 16 Gedung Bapenda.

Dari ketiga lantai tersebut, polisi mengambil sampel berupa abu dan arang dari sisa-sisa kebakaran untuk menentukan penyebab awal kemunculan api.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Pemkot Bogor Bakal Pindah ke Katulampa, Bagaimana Nasib Kantor OPD Lama?

Polisi juga masih belum bisa memastikan apakah ada keterkaitan antara pekerjaan renovasi di area lantai 11 hingga 14 Gedung Bapenda DKI dengan kebakaran yang terjadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Istana Gelar Persiapan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 RI
• 4 jam lalu
0
thumb
Fakta-Fakta Jual Beli Kawasan Hutan Lindung secara Ilegal di Luwu Timur, Kemenhut Ungkap Modusnya
• 23 jam lalu
0
thumb
Enam Provinsi Darurat Karhutla, Operasi Rekayasa Hujan Terganjal Awan Hujan
• 17 jam lalu
0
thumb
Golkar Respons Usulan PKS: Kebijakan di Kabinet Hak Prerogatif Presiden
• 21 jam lalu
0
thumb
178 Buruh PT Namnam Kena PHK Jadi Alarm Waspada untuk Industri Garmen di Kota Cimahi
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.