Ni Kadek Susantiani, Hakim Ketua yang Pimpin Sidang Gus Yaqut

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mulai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/8). Dia didakwa terlibat kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024.

Majelis Hakim persidangan ini dipimpin oleh Ni Kadek Susantiani dengan anggota majelis Adek Nurhadi dan Sigit Herman Binaji.

Susantiani adalah perempuan kelahiran 7 Agustus 1979 yang saat ini menyandang pangkat Pembina Tk. I (IV/b) dengan jabatan Hakim Madya Muda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ia mengantongi sertifikasi khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang membuatnya kerap dipercaya mengadili perkara-perkara megakorupsi yang menyita perhatian publik.

Karier Susantiani dimulai sejak tahun 2001. Sebelum menapaki Jakarta, ia malang melintang sebagai hakim di berbagai daerah, mulai dari Pengadilan Negeri Praya (NTB), Bangli (Bali), Bondowoso (Jawa Timur), hingga menjabat Wakil Ketua di Pengadilan Negeri Raba Bima (NTB) dan Pengadilan Negeri Donggala (Sulawesi Tengah). Ia resmi dimutasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada April 2025.

Nama Susantiani sebenarnya sudah cukup akrab dengan kasus-kasus besar. Selain memimpin sidang Gus Yaqut, ia tercatat sebagai salah satu hakim anggota dalam majelis yang mengadili eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Ada satu kisah menarik dari kehidupan pribadinya. Susantiani ternyata merupakan bagian dari pasangan "sejoli pengadil" bersama suaminya, I Ketut Darpawan, yang juga berprofesi sebagai hakim. Ketut Darpawan adalah hakim di PN Jakarta Selatan yang mengadili praperadilan Roy Suryo.

Gaya memimpin sidang Susantiani pun langsung terlihat sejak menit-menit pertama persidangan digelar. Ia membuka jalannya sidang dengan instruksi tegas kepada petugas pengadilan agar terdakwa dihadirkan, sekaligus mengingatkan pengunjung sidang untuk menjaga ketertiban selama proses berlangsung.

"Untuk umum agar dihadirkan terdakwa di depan persidangan. Terima kasih. Kepada petugas, mohon dipersilakan terdakwa untuk menduduki tempat yang telah disiapkan," ujar Susantiani membuka persidangan.

Ia pun tak lupa mengingatkan pihak-pihak yang hadir agar bersikap tenang selama proses persidangan. "Mohon tenang selama persidangan ini kami langsungkan. Tidak ada teriakan-teriakan dan lain sebagainya," tegasnya.

Reporter: Nabilah Siti Nurhikmah


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak Terjepit
• 20 jam lalu
0
thumb
Kritik Ekosistem Patriarki dalam Lagu The Man Karya Taylor Swift
• 5 jam lalu
0
thumb
OJK Siapkan 5 Strategi Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Apa Saja Itu?
• 18 jam lalu
0
thumb
Jelang HUT ke-81 RI, Bakom imbau masyarakat bijak sebar info di medsos
• 15 jam lalu
0
thumb
Krisis Chip Memori Bikin MacBook Air Langka, Stok Seret hingga September 2026
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.