Dubes Palestina: Korban tewas di Jalur Gaza lampaui 75.000 orang

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafiz Nofal mengatakan jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang sejak eskalasi dimulai pada 2023.

“Berdasarkan data yang tersedia, jumlah keseluruhan korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang, sementara jumlah korban luka telah melampaui 250.000 orang,” kata Nofal kepada surat kabar Rusia Izvestia.

Diplomat tersebut juga mencatat bahwa banyak korban tewas masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Turkiye, sepakat untuk menerapkan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump.

Sehari berikutnya, gencatan senjata mulai berlaku di Jalur Gaza. Sesuai kesepakatan tersebut, pasukan Israel wajib mundur ke apa yang disebut Garis Kuning (Yellow Line), namun pasukan Israel hingga kini tetap menguasai lebih dari 50 persen wilayah Jalur Gaza.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: AS tak khawatirkan penolakan Netanyahu soal rencana damai Gaza

Baca juga: Hamas tegaskan setia pada rencana perdamaian Gaza meski ditolak Israel


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Undangan Upacara HUT ke-81 RI Mulai Diantar ke Presiden dan Wapres Terdahulu
• 1 jam lalu
0
thumb
TC di Solo Tuntas, Persik Langsung Menatap Turnamen Pramusim di Malaysia
• 19 jam lalu
0
thumb
Pajak Rumah Kontrakan Bukan Pajak Baru, Ini Tarif dan Ketentuannya
• 1 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20 Ribu, Cek Harga Buyback di Sini
• 3 jam lalu
0
thumb
Profil Java United FC, Wajah Baru Tim Papan Atas Super League
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.