Pantau - Ribuan pemuda, pelajar, dan pencari kerja di Negara Bagian Jharkhand, India timur, menggelar demonstrasi pada Senin untuk menuntut reformasi pelaksanaan ujian rekrutmen menyusul dugaan ketidakberesan dalam proses tersebut.
Polisi mengamankan aksi dan menggunakan meriam air untuk menghentikan massa yang bergerak menuju kompleks parlemen negara bagian.
Demonstran Bergerak Menuju ParlemenPara pelajar di Jharkhand telah menggelar aksi selama berminggu-minggu untuk memprotes dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan ujian, bahkan sejumlah peserta melakukan mogok makan.
Pelajar dan pencari kerja kemudian berjalan menuju kompleks parlemen Jharkhand sebelum dihentikan aparat keamanan menggunakan meriam air.
Pemerintah negara bagian telah menggelar beberapa putaran perundingan dengan kelompok mahasiswa untuk membahas tuntutan tersebut.
Pemerintah menyatakan telah memenuhi 98 persen tuntutan demonstran, tetapi massa tetap meminta penyelidikan dilakukan oleh lembaga federal.
Salah satu tuntutan utama demonstran adalah reformasi terhadap lembaga yang bertanggung jawab atas proses rekrutmen di Jharkhand.
Protes Berlanjut Setelah Demonstrasi NasionalAksi di Jharkhand berlangsung setelah demonstrasi nasional selama beberapa pekan pada bulan sebelumnya terkait dugaan kebocoran soal ujian dan ketidakberesan dalam sistem pendidikan India.
Para demonstran juga menuntut pencopotan Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan terkait persoalan tersebut.
Aksi tersebut dipimpin oleh Cockroach Janta Party, partai politik yang dibentuk sebagai respons terhadap pernyataan kontroversial ketua Mahkamah Agung India yang menyamakan kaum muda pengangguran dengan kecoak.
Cockroach Janta Party menyatakan polisi masih menyelidiki perkara terhadap sejumlah mahasiswa yang mengikuti demonstrasi di New Delhi pada Juli meskipun pemerintah telah sepakat menghentikan proses hukum terhadap mereka.
Informasi tersebut dilaporkan Bloomberg Television dengan mengutip juru bicara Cockroach Janta Party, Ashutosh Ranka.





Komentar (0)