HARIAN.FAJAR.CO.ID, WASHNGTON—Presiden AS Donald Trump memperingatkan FIFA agar tidak mengganti presidennya, Gianni Infantino.
Menurutnya, badan induk sepak bola dunia tersebut akan melakukan kesalahan fatal jika mengambil langkah itu.
“FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino,” ujar Trump pada hari Senin dalam sebuah unggahan di akun Truth Social miliknya.
Trump memuji Infantino sebagai sosok yang luar biasa, seraya mengklaim bahwa ia telah memimpin penyelenggaraan Piala Dunia paling sukses—empat kali lipat lebih sukses—yang pernah ada.
“Jika dia pergi, ajang ini tidak akan pernah sesukses atau semenguntungkan itu lagi!” katanya dikutip dari Anadolu.
Infantino menghadapi tekanan yang kian meningkat terkait rencana yang gagal untuk menjual sebagian hak atas Piala Dunia kepada investor ekuitas swasta.
Union of European Football Associations (UEFA), Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football (CONCACAF), dan Asian Football Confederation (AFC) menyatakan dalam sebuah surat terbuka bersama pada hari Senin bahwa rencana tersebut merupakan pelanggaran kepercayaan mendasar terhadap institusi-institusi yang seharusnya dilayani oleh FIFA.
Mereka memperingatkan bahwa ketika kepercayaan dikhianati melalui tipu daya, ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kelompok kolektif yang telah memercayakan wewenang kepadanya, maka kewajiban itu telah diabaikan.
FIFA meminta maaf pekan lalu atas kesalahan dalam rencana tersebut dan menyatakan bahwa para pejabat senior, dalam sebuah pertemuan krisis di Maroko, telah menegaskan kembali dukungan penuh mereka terhadap kepemimpinan Infantino.
FIFA menambahkan bahwa proposal tersebut kini telah dibatalkan dan menyatakan pihaknya tidak akan lagi menoleransi serangan apa pun terhadap integritas, tata kelola yang baik, serta prosedur yang semestinya, dan akan mengambil segala langkah yang diperlukan untuk melindungi serta menjaga nama baik dan reputasinya. (amr)






Komentar (0)