Kisah Tragis Mita Gadis asal Wajo Hilang 2 Tahun, Dibunuh Mayatnya Dibuang ke Jurang

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Kisah Tragis Mita Gadis asal Wajo Hilang 2 Tahun, Dibunuh Mayatnya Dibuang ke JurangNasional | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:52Dengarkan Berita

WAJO, iNews.id - Misteri hilangnya Paramitha Titania Angellica atau Mita (26) selama hampir 2 tahun akhirnya terungkap. Perempuan asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, itu diduga tewas dianiaya menggunakan kunci roda sebelum jasadnya dibuang ke jurang di Kabupaten Morowali.

Polres Wajo menangkap pria bernama Alber yang diduga sebagai pelaku. Dia diketahui bekerja sebagai sopir travel dan menjadi orang terakhir yang bersama korban sebelum menghilang.

Informasi dirangkum, Mita sebelumnya dilaporkan hilang pada 9 Agustus 2024. Saat itu, korban diketahui bepergian menuju Morowali menggunakan mobil travel.

Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan korban bepergian ke Morowali ketika peristiwa tersebut terjadi.

"Saat kejadian korban bepergian ke Morowali dengan menggunakan mobil travel," ujarnya, Senin (10/8/2026).

Baca Juga:Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

Pengungkapan kasus bermula setelah polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Pada Rabu (5/8/2026), Unit Resmob Satreskrim Polres Wajo bergerak dan mengamankan Alber di Dusun Mao, Desa Buttuada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

"Pada 5 Agustus sekitar 2 tahun penyelidikan kemudian tim mendapat informasi terduga pelaku. Dari petunjuk tersebut, pelaku ini orang terakhir yang bersama korban," katanya.

Terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Wajo untuk menjalani pemeriksaan. Dia digelandang menuju ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak untuk dimintai keterangan.

Dari hasil interogasi, polisi menyebut Alber mengakui telah melakukan penganiayaan berat terhadap Mita. Terduga pelaku mengaku memukul bagian belakang leher korban menggunakan kunci roda sebanyak satu kali.

"Pelaku lalu ditangkap dan telah mengakui perbuatan melakukan penganiayaan berat kepada korban menggunakan kunci roda. Pelaku memukul leher korban dengan kunci roda sebanyak satu kali," ucapnya.

Korban kemudian diduga meninggal dunia akibat penganiayaan tersebut. Setelah meninggal, Alber membawa jasad Mita dan membuangnya ke jurang di Desa Kalono, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

"Hasil interogasi, pelaku membuang jenazah korban ke dalam jurang," katanya.

Baca Juga:Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus

Polisi kemudian melakukan penelusuran berdasarkan keterangan terduga pelaku. Jasad korban ditemukan di jurang curam di jalur Seba-Seba, Desa Kalono. Jurang tempat ditemukannya jasad korban memiliki kedalaman sekitar 50 hingga 60 meter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga penganiayaan dipicu rasa sakit hati terhadap perkataan korban.

"Motifnya sakit hati kepada ucapan korban," ucapnya.

Selain diduga melakukan penganiayaan, polisi menyebut pelaku mengambil sejumlah barang milik Mita. Barang tersebut berupa dua unit telepon seluler, dompet serta kartu anjungan tunai mandiri milik korban. Dari rekening korban, pelaku diduga mengambil uang sekitar Rp62,04 juta.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan dalam proses penyelidikan. Barang-barang tersebut antara lain pakaian, gelang, kalung, cincin dan anting.

Baca Juga:KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani Tersangka Korupsi, Diduga Terima Upah Pungut Rp2,93 Miliar

Kasus orang hilang yang dilaporkan hampir dua tahun lalu tersebut kini mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia. Karena lokasi dugaan penganiayaan hingga pembuangan jasad berada di wilayah hukum Kabupaten Morowali, penanganan perkara selanjutnya akan dilimpahkan.

Terduga pelaku beserta barang bukti akan diserahkan kepada Polres Morowali untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami secara menyeluruh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia, termasuk barang miliknya yang diduga diambil pelaku setelah kejadian.

#sulsel

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Harap STY Bawa Persija Juara saat Jakarta Genap 500 Tahun
• 21 jam lalu
0
thumb
Kapal Dishub ke Kepulauan Seribu Bakal Dialihkan ke Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Lebih Murah
• 22 jam lalu
0
thumb
Gameplay GTA 6 Terbongkar! Peta Lebih Luas dan Ada AI Generasi Baru
• 10 jam lalu
0
thumb
Polisi Dalami Penyebab Siswi SMA Tertemper KRL di Jurangmangu
• 17 jam lalu
0
thumb
Desakan Tak Akan Bikin Gibran Tinggalkan Prabowo: Fakta Menyakitkan bagi Warga Salah Dukung Kandidat
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.