Padahal Lagi Ada Larangan, Jessica Mila Ngaku Lihat Banyak Kapal dan Turis di Pulau Padar

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Jessica Mila akhirnya buka suara mengenai perjalanannya bersama keluarga ke kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang belakangan menuai perhatian publik. Sorotan muncul setelah aktris tersebut diketahui mengunjungi Pulau Padar ketika terdapat pembatasan pelayaran wisata akibat kondisi cuaca.

Dalam klarifikasinya, Jessica Mila mengaku tidak mengetahui adanya larangan menuju Pulau Padar. Ia bahkan menyebut kondisi di sekitar perairan saat perjalanan berlangsung terlihat normal karena masih banyak kapal wisata lain yang berlayar dan wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut.

Baca Juga :
Dituding Pakai Ordal, Jessica Mila Ngaku Gak Tahu soal Larangan Berlayar ke Pulau Padar
Viral! Jessica Mila Kepergok Unggah Momen Liburan ke Pulau Padar saat Pelayaran Ditutup, Kok Bisa?

Polemik ini muncul setelah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo mengeluarkan pemberitahuan terkait pembatasan pelayaran wisata ke sejumlah destinasi, termasuk Pulau Padar dan Pulau Komodo, pada 6-10 Agustus 2026.

Jessica Mila Mengaku Tak Pernah Diberi Tahu soal Larangan

Jessica Mila menjelaskan bahwa rombongannya tidak mendapatkan informasi mengenai pembatasan pelayaran dari kapten kapal sejak awal perjalanan. Karena itu, ia dan keluarga tidak merasa sedang melakukan perjalanan yang melanggar ketentuan.

"Perlu aku luruskan bahwa sejak awal tidak ada pemberitahuan dari Captain bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar," kata Jessica Mila, mengutip unggahan di Instagramnya, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Jessica, tidak ada tanda-tanda yang membuat dirinya maupun anggota rombongan curiga bahwa pelayaran menuju Pulau Padar sedang dibatasi. Ia justru melihat banyak kapal lain berada di kawasan tersebut.

"Kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik," imbuhnya.

Kondisi tersebut menjadi alasan Jessica menilai rombongannya tidak memiliki informasi yang cukup untuk mengetahui adanya pembatasan pelayaran.

Lihat Banyak Kapal Lain Menuju Pulau Padar

Keberadaan kapal-kapal lain menjadi salah satu hal yang disebut Jessica dalam penjelasannya. Ia melihat aktivitas wisata di sekitar Pulau Padar tetap berlangsung ketika rombongannya melakukan perjalanan.

Bagi Jessica, situasi tersebut membuat dirinya semakin tidak menduga bahwa terdapat pemberitahuan mengenai pembatasan pelayaran. Terlebih, ia mengatakan cuaca yang mereka rasakan saat itu relatif baik.

Baca Juga :
Horor! Nelayan Temukan Mayat Dalam Bangkai Kapal di Perairan Pulau Komodo
Babak Baru Soal Kapal yang Bikin Pelatih Valencia dan Anaknya Hilang Tenggelam di Labuan Bajo
Syahbandar Labuan Bajo Ungkap Kapal Bawa Turis Spanyol Tenggelam Usai Dihantam 'Swell' 3 Meter

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR Desak Kemenhut Perkuat Upaya Pemadaman Api dalam Karhutla Gunung Bromo
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemlu Pastikan Semua WNI di Kolombia Aman Pascagempa Besar M7,4
• 3 jam lalu
0
thumb
Usut Kematian Sutrimo, Polisi Bakal Ekshumasi Jasad di Banyumas pada 12 Agustus 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
Panglima TNI: Saya Bertanggung Jawab atas Keamanan Masyarakat di Indonesia
• 21 jam lalu
0
thumb
Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Bertambah, Kini Jadi 69 Orang
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.