Militer Israel menutup Desa Taybeh di Tepi Barat, Palestina, dari warga nonpenduduk. Desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen itu dijadikan zona militer tertutup dengan alasan menjaga keamanan.
Juru bicara militer Israel mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan setelah meningkatnya serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina. Pasukan juga disebut dikerahkan untuk membubarkan kerumunan dan menahan pihak yang melanggar aturan.
"Setelah menerima laporan pelanggaran terhadap perintah tersebut, tentara IDF dikirim ke area dan beroperasi untuk membubarkan kerumunan dan menahan pelaku guna melindungi warga di area tersebut dan menjaga ketertiban," kata juru bicara tersebut, dikutip Saudi Gazette, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Netanyahu Tegaskan Israel Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza
Taybeh sebelumnya juga menjadi lokasi aksi pemukim Israel. Pada Juni lalu, pemukim disebut menghalangi warga yang berupaya memadamkan kebakaran di sekitar desa.
Laporan PBB terbaru turut menyoroti keterlibatan otoritas Israel dalam kekerasan pemukim di Tepi Barat. Israel membantah tudingan tersebut dan menyatakan pemerintah telah berulang kali mengutuk kekerasan terhadap warga Palestina.






Komentar (0)