Iran Laporkan Nasib Selat Hormuz usai Pembicaraan Terbaru dengan Oman, Intip Perkembangannya

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Iran mengatakan bahwa perundingan dengan Oman terkait jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, telah berlangsung dengan lancar dan konstruktif.

Hal itu diutarakan oleh Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam konferensi pers mingguan sebagaimana dikutip kantor berita semi-resmi, Tasnim.

Baca Juga :
Iran Rilis Video Mojtaba Khamenei, Di Mana Pemimpin Tertinggi Iran Itu Kini?
Trump Mau Akhiri Perang dengan Iran Meski Tanpa Kesepakatan Nuklir

“Telah tercapai kesepahaman mengenai peta jalur pelayaran, dan konsultasi masih berlangsung untuk menyelesaikan sejumlah poin teknis dalam pernyataan bersama,” kata Esmaeli, Senin, 10 Agustus 2026.

Ilustrasi Selat Hormuz
Photo :
  • VIVA/Davro

Dia mengatakan, sejumlah mekanisme akan dibentuk untuk memastikan keselamatan lalu lintas maritim, melindungi lingkungan, serta menangani “kejahatan maritim.”

“Ditegaskan pula bahwa biaya dan tarif yang relevan akan dikenakan kepada kapal akan dikenai biaya dan tarif terkait,” ujarnya.

Dia mengatakan, tujuan utama pembicaraan yang sedang berlangsung antara Teheran dan Muscat, adalah mencapai kesepahaman yang berkelanjutan untuk menjamin keamanan penuh di selat tersebut.

Dia menegaskan, pembahasan dengan Oman hanyalah proses bilateral untuk menentukan jalur aman bagi pelayaran internasional, dan tidak berkaitan dengan perbedaan politik.

Namun, Esmaeli juga menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali, hingga AS memenuhi tuntutan Iran. Termasuk mengakhiri blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika perundingan mengenai masa depan pelayaran melalui Selat Hormuz masih mengalami kebuntuan.

Iran dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman pada Juni melalui mediasi Pakistan dan Qatar, yang mengakhiri permusuhan terbuka dan membuka jalan bagi perundingan menuju kesepakatan yang lebih luas.

Nota kesepahaman tersebut mengatur pemulihan secara bertahap pelayaran komersial melalui Selat Hormuz. Namun, pelaksanaannya terhenti setelah kedua pihak saling menuduh telah melanggar ketentuan yang disepakati. (Ant).

Baca Juga :
RUU Iran Larang Kapal AS-Israel Lintasi Selat Hormuz
Rupiah Menguat ke Rp 17.810 Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah
Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Jika AS Tak Penuhi Sejumlah Syarat Ini

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Warga Inggris Boncos Rp 9,5 Triliun per Tahun dari Subscription Trap, Apa Itu?
• 20 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Ungkap Antusiasme Warga Ikut HUT RI di Istana: Ada 336 Ribu Pendaftar
• 2 jam lalu
0
thumb
Keseruan kumparan Hangout Bersama Bakti Budaya Djarum Foundation
• 21 jam lalu
0
thumb
Bloody Smart, Serial Horor Adaptasi Junji Ito, Bikin Sistem Pendidikan Elite Berubah Jadi Neraka
• 8 jam lalu
0
thumb
KBRI Tunis soroti pentingnya nilai historis, revolusioner, jelang HUT
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.