CELEBESMEDIA.ID, Makassar - — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin 10/8) dan menyebabkan sedikitnya 19 bangunan di Kota Cali dilaporkan runtuh. Sejumlah orang diduga masih berada di bawah reruntuhan.
Laporan Bluradio menyebutkan bahwa tim penyelamat¡¡ dikerahkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Kondisi korban maupun jumlah orang yang masih terjebak belum diketahui secara pasti.
Selain kerusakan bangunan, gempa juga memicu gangguan komunikasi di sejumlah wilayah Kolombia. Kota Cali dan Pereira dilaporkan mengalami kendala jaringan sehingga masyarakat kesulitan menghubungi layanan darurat.
Bluradio melaporkan bahwa tingginya volume panggilan membuat saluran telepon mengalami kelebihan beban. Kondisi tersebut menyulitkan warga untuk mendapatkan bantuan dengan cepat setelah gempa terjadi.
Gangguan komunikasi juga dilaporkan terjadi di beberapa kota lainnya. Koresponden RIA Novosti menyebutkan bahwa jaringan komunikasi turut bermasalah di ibu kota Bogota, dengan sinyal yang dilaporkan menghilang secara berkala.
Sebelumnya, Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) melaporkan gempa bumi dengan kekuatan awal magnitudo 6,8 mengguncang Kolombia.
Namun, para seismolog Eropa kemudian memperbarui kekuatan gempa tersebut menjadi magnitudo 7,4. Penilaian dengan kekuatan serupa juga diberikan oleh para ahli Amerika Serikat.
Pusat gempa dilaporkan berada di sekitar Kota San Jose del Palmar, Departemen Choco, di bagian barat Kolombia.
Besarnya kekuatan gempa serta kerusakan yang dilaporkan membuat proses pencarian dan penanganan korban menjadi prioritas.
Tim penyelamat masih bekerja di sejumlah titik untuk memastikan kondisi warga yang kemungkinan tertimbun reruntuhan.
Sementara itu, gangguan komunikasi menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan situasi darurat. Warga di sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kesulitan mengakses layanan bantuan akibat jaringan telepon yang padat.
Sumber: Sputnik/Antara





Komentar (0)