Grid.ID – Aktor Dimas Aditya kembali menginjakkan kaki di Tanah Minang untuk proyek film terbarunya yang berjudul Urang Bunian. Bukan kali pertama, kunjungan ini membawa kesan mendalam sekaligus dilema unik bagi suami Tika Bravani tersebut.
Ditemui dalam acara peluncuran poster film Urang Bunian di Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026), Dimas menceritakan pengalamannya selama menetap di Sumatera Barat untuk proses pengambilan gambar.
Nostalgia di Ranah Minang dan Kendala Longsor
Dimas mengaku senang bisa kembali ke Sumatera Barat setelah beberapa tahun lalu sempat menjalani syuting untuk judul film lain. Namun, perjalanannya kali ini sedikit terbatas karena kondisi alam.
"Terakhir aku pernah syuting di sana dulu judulnya The Last Barongsai. Kemarin balik lagi, tapi sebenarnya kita nggak bisa terlalu banyak jelajah daerah Lubuk Sikaping karena waktu itu lagi sering longsor," ungkap Dimas Aditya.
Kondisi tersebut membuat tim produksi harus bergerak efektif. "Jadi memang kita fokusnya syuting, begitu selesai langsung pulang," tambahnya.
Menjaga Badan vs Jamuan Warga
Hal yang paling berkesan sekaligus menantang bagi Dimas adalah keramahan warga lokal terkait kuliner. Saat itu, Dimas tengah menjalani program latihan fisik ketat (gym) dan diet demi memerankan karakter anggota TNI yang bugar.
Namun, disiplin dietnya goyah saat berhadapan dengan tradisi jamuan masyarakat setempat.
"Makan awalnya aku kurangi banget karena lagi gym freak. Tapi pas di sana (Sumatera Barat), orang-orangnya baik banget. Mereka suka tersinggung kalau sudah suguhkan jamuan tapi kita nggak makan," cerita Dimas.
Demi menghargai keramah-tamahan warga, Dimas akhirnya memilih melupakan sejenak program dietnya.
"Ya akhirnya mau nggak mau harus tambah porsi (makan) daripada mereka tersinggung," kenangnya.
Dalam film garapan sutradara Rendy Herpy ini, Dimas tidak dituntut untuk fasih berbahasa Minang. Hal ini dikarenakan karakternya adalah seorang anggota TNI pendatang yang ditugaskan di daerah tersebut.
"Karakter aku ini TNI pendatang, istrinya yang orang Minang asli, diperankan sama Adinda Thomas. Jadi Adinda yang riset logat dan bahasa, sedangkan aku lebih banyak sharing untuk bangun chemistry supaya penonton yakin kalau dia benar-benar orang Minang," jelas Dimas.
Film Urang Bunian yang mengangkat legenda urban tentang makhluk gaib di hutan Sumatera ini dijadwalkan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 17 September 2026. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)