JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan dua lapangan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai lokasi latihan tim peserta FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta.
Dua lapangan yang ditawarkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir itu yakni Lapangan Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB) dan Lapangan Banteng.
“Untuk itu kami menawarkan beberapa lapangan yang ada di Jakarta, yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta. Maka salah satunya adalah Soemantri Brodjonegoro, yang kedua Lapangan Banteng,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (10/8/2026).
Baca juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Bergulir di Jakarta dan Jawa Barat
Pramono mengatakan tawaran tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan persiapan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
Ajang tersebut rencananya berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Selain dua lapangan tersebut, Pramono sebenarnya juga menawarkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu pilihan lokasi latihan.
Namun, JIS tidak bisa digunakan karena terkendala agenda konser yang akan digelar di stadion tersebut.
“Yang ketiga sebenarnya kami juga menawarkan JIS, tetapi karena JIS ada konser, sehingga dengan demikian kemungkinan dua itu,” ujarnya.
Karena kondisi tersebut, Lapangan Sumantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng menjadi dua opsi yang kemungkinan dapat digunakan untuk sesi latihan FIFA ASEAN Cup di Jakarta.
Pramono mengatakan Pemprov DKI siap melakukan perbaikan apabila terdapat fasilitas yang perlu disempurnakan agar memenuhi kebutuhan pertandingan.
“Kalau memang perlu dilakukan perbaikan, kami akan bersama-sama dengan PSSI dan untuk menyempurnakan itu,” kata Pramono.
Baca juga: PSSI Umumkan SUGBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Pramono memastikan Pemprov DKI akan memberikan dukungan untuk pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
Dukungan tersebut tidak hanya berupa penyediaan lapangan, tetapi juga promosi kegiatan di ruang-ruang terbuka yang dikelola Pemprov DKI.
“Kami akan men-support sepenuhnya, termasuk nanti promosi dan sebagainya di ruang-ruang terbuka yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta supaya acara ini berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Erick Thohir mengatakan FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan agenda resmi FIFA.
Karena itu, pelaksanaannya akan dikelola secara maksimal oleh FIFA dengan dukungan pemerintah, PSSI, dan pemerintah daerah.
Baca juga: JIS Bakal Jadi Kandang Persija, Pramono: Jangan Diadakan Konser Kalau Lawannya Berat
Erick mengatakan pihaknya masih menunggu pengumuman FIFA mengenai jadwal pertandingan serta tim-tim yang akan bertanding di Jakarta maupun daerah lainnya.
“Kami masih menunggu nanti pengumuman dari FIFA untuk mengenai jadwal pertandingan dan juga tim-tim mana yang akan bertanding di Jakarta ataupun di daerah lainnya,” kata Erick.
Ia berharap dukungan Pemprov DKI dapat membantu penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 berjalan sukses, termasuk dalam mendukung Timnas Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)