Negosiasi Mandek, Opsi Trump untuk Keluar dari Perang Iran Kian Menyempit

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Washington: Peluang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri keterlibatan negaranya dalam perang melawan Iran dinilai semakin kecil di tengah mandeknya negosiasi dan meningkatnya tuntutan dari Teheran.

Laporan The Wall Street Journal menyebut Trump sebelumnya mempertimbangkan untuk mengakhiri konflik apabila Iran kembali membuka Selat Hormuz, bahkan tanpa harus mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.

Namun, fokus Washington yang kemudian bergeser pada pembukaan kembali Selat Hormuz menghadapi hambatan setelah Iran mengajukan tuntutan yang lebih besar.

“Teheran meminta pembayaran miliaran dolar dari Amerika Serikat, penarikan pasukan AS dari kawasan, serta penghentian blokade laut Amerika sebagai syarat penyelesaian konflik,” sebut laporan itu, dikutip dari Xinhua, Senin, 10 Agustus 2026.

Perkembangan negosiasi juga disebut menunjukkan Iran siap menghadapi perang berkepanjangan apabila tuntutannya tidak dipenuhi.

Laporan itu muncul dua hari setelah CNN memberitakan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine secara tertutup meminta para pejabat senior pemerintahan Trump mencari jalan keluar dari konflik dengan Iran. Kekhawatiran atas Stok Amunisi Di saat yang sama, meningkatnya kekhawatiran mengenai persediaan amunisi Amerika Serikat memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan Washington mempertahankan operasi militer dalam perang yang kini telah memasuki bulan kelima.

Sejumlah media melaporkan militer AS telah menghabiskan hampir 80 persen rudal pencegat untuk salah satu sistem pertahanan misil utamanya. Para komandan juga memperingatkan bahwa stok amunisi militer berada pada tingkat yang "sangat rendah".

Pada Kamis, Trump mengakui bahwa meskipun persediaan amunisi secara keseluruhan masih mencukupi, stok beberapa jenis amunisi memang "sedikit lebih ketat", tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, The Washington Post pada Sabtu lalu melaporkan Pentagon telah meminta industri pertahanan AS untuk segera meningkatkan produksi dan pengiriman berbagai jenis persenjataan, termasuk amunisi yang kini mengalami kekurangan serius akibat perang.

Baca juga:  CENTCOM Klaim Pasukan AS Alihkan 55 Kapal Komersial dalam Blokade Iran


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Anwar Ibrahim Jalani Pemeriksaan Medis saat Ulang Tahun ke-79
• 6 jam lalu
0
thumb
Ratu Tisha Ungkap Misi Besar Liga Universitas 2026 setelah STKIP Pasundan Juara Regional Bandung
• 22 jam lalu
0
thumb
Jadwal Pertandingan Pekan Pertama Super League 2026-2027, Juara Threepeat Persib Bukan Laga Pembuka
• 21 jam lalu
0
thumb
Jelajahi Jepang dengan Beragam Benefit dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum
• 7 jam lalu
0
thumb
Dokter Tifa Ungkap Rentetan Peristiwa yang Dialami pada Juni-Agustus 2026, dari Perampasan hingga Upaya Pembunuhan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.