BEI siapkan kolom status afiliasi pemegang saham di atas 1 persen

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan akan menambahkan kolom informasi terkait status afiliasi dalam data kepemilikan saham di atas 1 persen, sebagai upaya memperkuat transparansi dan memudahkan investor memahami struktur kepemilikan emiten.

Pada awal publikasi data kepemilikan saham di atas 1 persen, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan BEI hanya menyajikan nama pemegang saham, yang kemudian akan diperluas dengan mencantumkan tipe investor yang memiliki saham tersebut.

"Ke depan, kami akan tambahkan lagi satu kolom yang memberikan informasi apakah pemegang saham di atas 1 persen ini terafiliasi atau tidak terafiliasi," ujar Jeffrey dalam konferensi pers Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Main Hall BEI, Jakarta, Senin.

Jeffrey menilai, tambahan informasi mengenai status afiliasi tersebut akan membantu publik dalam membaca dan memahami data kepemilikan saham.

Baca juga: Danantara siapkan proses untuk miliki saham BEI

Ia melanjutkan, BEI juga akan terus memperkaya informasi yang disediakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada investor.

"Sehingga, publik akan lebih mudah menggunakan data tersebut. Demikian juga dengan informasi lainnya. Ini akan terus kami kembangkan untuk memberikan informasi dan layanan yang lebih baik kepada publik," ujar Jeffrey.

Jeffrey menegaskan, penguatan transparansi dan penyediaan informasi tersebut tidak hanya dilakukan sebagai respons atas berbagai persoalan yang terjadi sebelumnya.

Ia mengatakan BEI sedang membangun fondasi pasar modal Indonesia untuk menjawab kebutuhan di masa depan, termasuk dalam mendukung target pengembangan Bursa hingga 2030.

Baca juga: OJK dan SRO resmi luncurkan instrumen investasi ETF Emas

Dalam peta jalan pasar modal, BEI menargetkan kapitalisasi pasar mencapai sedikitnya Rp30.000 triliun pada tahun 2030, dengan nilai transaksi harian rata-rata ditargetkan menembus Rp31 triliun.

Selain itu, BEI membidik jumlah perusahaan tercatat melampaui 1.100 perusahaan, sedangkan jumlah investor pasar modal diharapkan menembus lebih dari 35 juta investor.

Dengan target kapitalisasi pasar tersebut, BEI berharap nilainya dapat mencapai lebih dari 83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

"Ini adalah resolusi kami untuk mengantisipasi masa depan. Kami sudah mencanangkan apa yang harus dicapai oleh Bursa Efek Indonesia di tahun 2030,” ujar Jeffrey.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Jukir di Jakbar yang Ancam Pukuli Pemotor yang Tak Bayar Rp 5000
• 16 jam lalu
0
thumb
Tim sepatu roda Indonesia raih 19 medali di ajang China-ASEAN 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Sinopsis My Bias, My Boss Drakor Komedi Romantis Terbaru yang Bikin Baper
• 2 jam lalu
0
thumb
Dokter Tifa Ungkap Rentetan Peristiwa yang Dialami pada Juni-Agustus 2026, dari Perampasan hingga Upaya Pembunuhan
• 5 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Gunung Gede Pangrango di Cianjur Meluas, Pendakian Ditutup | KOMPAS MALAM
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.