Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengakhiri perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, di zona merah. Kondisi ini berbanding terbalik dengan pembukaan perdagangan pagi yang sempat menghijau bertepatan dengan peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia dan peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) emas.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 6.371,15, turun 38,50 poin atau 0,60 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.409,65.
Padahal, pada awal perdagangan IHSG sempat dibuka menguat ke level 6.440,60, naik sekitar 0,48 persen. Indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi 6.462,74 pada perdagangan pagi.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga akhir perdagangan. Tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan bergerak semakin dalam ke zona merah.
IHSG Sempat Menguat, Lalu Berbalik MerahPergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.
Dari grafik perdagangan, IHSG sempat berada di area 6.460 pada pagi hari. Setelah itu, indeks mulai kehilangan momentum dan turun menembus level 6.400 menjelang siang.
IHSG kemudian mencatatkan level terendah 6.362,76 sebelum sempat mengalami pemulihan pada perdagangan sore. Namun, penguatan tersebut kembali terhapus menjelang penutupan.
Pada sekitar pukul 15.50 WIB, IHSG berada di level 6.371,11 dan akhirnya ditutup di sekitar level 6.371,15.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa sentimen positif pada pembukaan belum cukup kuat untuk mempertahankan IHSG sepanjang sesi perdagangan.
Sebagai pembanding, pada penutupan sesi I IHSG sebelumnya tercatat berada di level 6.378,40, turun 31,25 poin atau 0,49 persen. Artinya, tekanan terhadap indeks berlanjut hingga perdagangan berakhir.
Transaksi Saham Capai Rp16,44 TriliunPerdagangan saham hari ini berlangsung cukup aktif. Berdasarkan data BEI dalam tangkapan layar perdagangan, nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp16,44 triliun, dengan volume perdagangan sekitar 36,88 miliar saham.
Frekuensi transaksi tercatat sekitar 2,19 juta kali.
Dari sisi pergerakan saham, sejumlah saham berkapitalisasi besar masih mampu mencatat penguatan. Namun, penguatan tersebut belum mampu mengangkat IHSG secara keseluruhan.
Beberapa saham yang tercatat menguat antara lain:
- DSSA ditutup di Rp975, naik 5 poin.
- TPIA ditutup di Rp2.230, naik 100 poin.
- BBRI ditutup di Rp3.130, naik 90 poin.
- BUMI ditutup di Rp187, naik 8 poin.
- BBCA ditutup di Rp6.375, naik 25 poin.
- BRPT ditutup di Rp1.930, naik 55 poin.
- BULL ditutup di Rp456, naik 6 poin.
- BMRI ditutup di Rp4.240, naik 40 poin.
- ANTM ditutup di Rp3.160, naik 80 poin.






Komentar (0)