Moskow: Rusia dan Ukraina kembali saling melancarkan serangan sepanjang Minggu malam hingga Senin, 10 Agustus 2026, dengan korban jiwa dan luka dilaporkan di kedua belah pihak.
Di Republik Tatarstan, Rusia, serangan drone berskala besar yang menyasar Kota Nizhnekamsk menewaskan 12 orang dan melukai 39 lainnya, menurut layanan pers kepala republik tersebut melalui platform media sosial Max.
Dilansir dari Anadolu Agency, otoritas setempat menyatakan serangan terjadi pada dini hari dan menyasar fasilitas industri serta sipil. Pemerintah Tatarstan juga menetapkan hari berkabung untuk para korban.
Di Wilayah Belgorod, seorang perempuan dilaporkan tewas setelah sebuah drone menghantam rumah pribadi di Desa Novaya Tavolzhanka, menurut kantor operasional regional melalui Telegram.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 456 drone Ukraina dalam semalam di berbagai wilayah Rusia serta Krimea, yang dianeksasi Moskow pada 2014.
Di pihak Ukraina, Gubernur Wilayah Sumy, Oleh Hryhorov, mengatakan sedikitnya 14 orang, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan bom Rusia.
Angkatan Udara Ukraina juga mengklaim berhasil menembak jatuh atau melumpuhkan 92 drone Rusia serta tiga amunisi berkeliaran (loitering munitions) Banderol dalam serangan semalam.
Baca juga: Zelensky Klaim Sekitar 50 Ribu Tentara Korea Utara Sedang Menuju Rusia





Komentar (0)