Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar cek kesehatan gratis di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/8).
Pemeriksaan mencakup sejumlah layanan, termasuk X-ray untuk mendeteksi tuberkulosis (TB) serta pemeriksaan katarak.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan kerja sama tersebut juga mencakup dukungan alat kesehatan dan obat-obatan untuk lapas dan rumah tahanan (rutan) di seluruh Indonesia.
“Dengan bantuan Kementerian Kesehatan, kami akan dapatkan bantuan alat kesehatan dan obat-obatan kepada seluruh lapas dan rutan,” kata Agus.
Menurut Agus, terdapat 532 klinik yang tersebar di lapas dan rutan di seluruh Indonesia. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kesehatan pemerintah.
“Ada 532 klinik yang ada di lapas dan rutan di Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk menyukseskan program-program target Kementerian Kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Diikuti 200 PesertaWakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan di Lapas Narkotika Cipinang diikuti 200 peserta yang terdiri dari warga binaan dan petugas lapas.
“Kami sangat mengapresiasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Seperti hari ini dari 200 peserta, 150 warga binaan dan 50 adalah petugas dari LP,” kata Benjamin.
Benjamin mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menggunakan X-ray untuk mendukung deteksi tuberkulosis. Menurutnya, pemberantasan TB menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Cek kesehatan gratis dilakukan semua termasuk ada X-ray karena kita tahu pemberantasan tuberkulosis merupakan program prioritas pemerintahan saat ini. Karena kasus TB Indonesia nomor 2 di dunia,” ujarnya.






Komentar (0)